Kesadaran Warga Kelola Sampah Bentuk Budaya Bersih

DINAMIKA SULTRA.COM, GORONTALO – Kesadaran masyarakat mengatasi persoalan sampah melalui pengelolaan yang baik membentuk budaya mereka hidup bersih dan sehat, kata Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
“Persoalan sampah tidak pernah ada putusnya. Persoalan kedua yang perlu kita bangun bersama yaitu membangun sistem agar jadi bersih. Sampah tidak berserakan di mana-mana,” katanya saat pencanangan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) di daerah itu di Gorontalo, Minggu.
Ia menjelaskan bahwa mengatasi persoalan kebersihan juga memerlukan kesadaran semua kalangan masyarakat.
Upaya mewujudkan kebersihan di suatu lokasi, kata dia, tidak cukup hanya melibatkan ASN, TNI, Polri dengan kegiatan seremonial seperti pada acara pencanangan gerakan itu.
Pencanangan gerakan tersebut, sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo saat rapat koordinasi nasional bersama kepala daerah, beberapa waktu lalu.
Ia mengemukakan gerakan tersebut juga terkait dengan citra dan refleksi diri karena terkait dengan kesan pertama saat orang mengenali suatu daerah dan berdampak terhadap citra daerah itu.
“Nah citra ini saudara-saudara sekalian, memengaruhi cerita-cerita yang lain. Mau pertumbuhan ekonomi bagus, aman bagus, masyarakatnya ramah tapi citra ini tidak terbentuk maka itu tidak seperti yang kita harapkan,” kata dia dalam kegiatan di Kawasan Menara Limboto, Kabupaten Gorontalo itu.
Ia meminta dukungan semua kepala daerah, TNI, Polri, instansi vertikal, swasta, dan seluruh masyarakat Gorontalo untuk menyukseskan gerakan tersebut di daerah setempat.
“Saya pernah sambutan di Masjid Baiturrahman Limboto. Satu hal yang saya tekankan tolong toiletnya dijaga. Ini persoalan kecil yang harus bersih. Perintah dari langit jelas kebersihan tapi kita sering atau lalai,” katanya.
Pencanangan gerakan tersebut tingkat Provinsi Gorontalo diikuti perwakilan ASN pemprov provinsi dan pemerintah kabupaten, dihadiri antara lain Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, pimpinan dan perwakilan TNI, Polri, kejaksaan, pengadilan, serta instansi vertikal lainnya
Setelah pencanangan, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih Kawasan Menara Limboto dari sampah.(ds/antara)