Bandara Haluoleo Kendari Siapkan Tenaga Medis Layani Pemudik 2026

Listen to this article
Kepala Bandara Haluoleo Kendari Denny Ariyanto (tengah) diwawancarai di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Jumat (13/3/2026). (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KONSEL – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) atau Bandara Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara menyiapkan tenaga kesehatan khusus di Posko Terpadu Angkutan Udara 1447 Hijriah untuk menjamin pelayanan kesehatan para pemudik selama periode Lebaran 2026.

 

Kepala Bandara Haluoleo Kendari Denny Ariyanto di Konawe Selatan, Jumat, mengatakan kehadiran tim medis merupakan prioritas layanan untuk mengantisipasi kondisi darurat kesehatan bagi penumpang pesawat udara.

 

“Di posko terpadu kami menyiagakan tenaga kesehatan sebagai langkah antisipasi jika ada penumpang yang jatuh sakit atau memerlukan bantuan medis mendadak selama di area bandara,” katanya.

 

Dia menyebutkan penyediaan layanan kesehatan ini dilakukan seiring dengan prediksi kenaikan jumlah penumpang enam persen pada arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

 

“Posko yang beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret 2026 tersebut melibatkan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebagai unsur utama penanganan medis,” ujarnya.

 

 

 

Ia menjelaskan tim medis akan bersiaga selama jam operasional posko, guna memberikan kenyamanan masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

 

“Kesiapan tenaga kesehatan ini menjadi bagian penting dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan pemudik,” kata dia.

 

Selain tenaga kesehatan, kata dia, pelayanan di bandara juga diperkuat sedikitnya 40 personel gabungan berasal dari TNI, Polri, Basarnas, dan internal bandara, untuk memastikan kelancaran alur penumpang.

 

Pihaknya memprediksi puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran, di mana grafik permintaan tiket saat ini telah menunjukkan peningkatan signifikan, terutama pada rute favorit, seperti Kendari–Makassar.

 

“Meskipun kepadatan penumpang meningkat, kami tetap berupaya agar aspek pelayanan publik terutama kesehatan tetap terjaga secara optimal hingga berakhirnya masa angkutan Lebaran,” demikian Denny Ariyanto.(ds/ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar