Bombana Dorong Tata Kelola BUMD Lebih Profesional, Raih Penghargaan Nasional

DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Upaya pembenahan tata kelola perusahaan daerah di Kabupaten Bombana kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pemerintah daerah setempat menerima penghargaan Top Pembina BUMD Bintang 4 pada ajang Top BUMD Awards 2026 yang berlangsung di Raffles Jakarta.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran dan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), mulai dari aspek tata kelola, inovasi layanan, hingga kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Bupati Burhanuddin yang hadir menerima penghargaan tersebut menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar pengakuan seremonial, melainkan hasil dari proses panjang pembenahan manajemen BUMD di Bombana.
“Ini bukan hanya soal penghargaan, tetapi cerminan kerja kolektif seluruh jajaran dalam memperkuat BUMD agar lebih sehat, profesional, dan mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Penghargaan yang diraih pemerintah daerah itu menjadi pengingat pentingnya peran BUMD bukan hanya sebagai unit bisnis, tetapi juga sebagai instrumen pelayanan publik.
Di tengah tantangan ekonomi dan tuntutan tata kelola yang semakin transparan, BUMD dituntut mampu beradaptasi dengan prinsip profesionalisme dan akuntabilitas.
Selama ini, keberadaan BUMD di daerah kerap dihadapkan pada persoalan klasik seperti manajemen internal, efektivitas bisnis, hingga kontribusi yang belum optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dengan penghargaan ini, pemerintah daerah diharapkan semakin serius mendorong reformasi kelembagaan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi layanan, hingga penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Meski mendapat pengakuan di tingkat nasional, sejumlah pihak menilai tantangan BUMD ke depan justru semakin berat. Perubahan pola konsumsi masyarakat, kompetisi bisnis yang semakin terbuka, serta tuntutan transparansi publik menuntut BUMD untuk terus berinovasi dan berbenah.
Pemerintah daerah sendiri menegaskan bahwa penghargaan ini akan dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMD, baik dari sisi manajerial, layanan publik, maupun kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Dalam keterangan resminya, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten. Prinsip ini dianggap menjadi fondasi penting agar BUMD tidak hanya bertahan secara bisnis, tetapi juga memberi manfaat sosial yang nyata.
Sebagai ajang penghargaan nasional, Top BUMD Awards dikenal melibatkan proses penilaian yang ketat, dengan melibatkan akademisi, praktisi bisnis, dan konsultan independen.
Aspek penilaian tidak hanya menyoroti capaian finansial, tetapi juga kepemimpinan, inovasi, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Bagi masyarakat Bombana, capaian ini diharapkan tidak berhenti pada penghargaan semata, melainkan menjadi dorongan nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan warga.
Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan BUMD bukan hanya pada deretan penghargaan, tetapi pada seberapa besar dampak yang dirasakan masyarakat.(ds/Mdn/Ono)