Dinkes Kolaka Perkuat Kompetensi Tenaga Medis

Listen to this article
Kepala Dinkes Kolaka saat memberikan sambutan di Aula Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka, Sulawesi Tenggara. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLAKA – ​Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), memperkuat kualitas pelayanan kesehatan bagi tenaga medis di wilayah itu melalui pelatihan advanced cardiac life support (ACLS) guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan kegawatdaruratan jantung yang optimal.

 

​Kepala Dinkes Kolaka, Sri Raoda Buna, di Kolaka, Sabtu, mengatakan bahwa peningkatan kompetensi dokter merupakan kewajiban yang tidak bisa ditawar demi menjamin keselamatan pasien, baik di Rumah Sakit maupun Puskesmas.

 

​”Dalam kondisi kritis, kecepatan dan ketepatan tindakan medis adalah faktor penentu keselamatan pasien. Pelatihan ACLS ini sangat strategis karena memberikan pembekalan pengetahuan serta keterampilan penanganan kasus secara komprehensif dan sistematis,” katanya.

 

​Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan di fasilitas kesehatan yang tersebar di wilayah Kolaka.

 

Ia menyebutkan bahwa melalui tenaga medis yang terlatih, diharapkan masyarakat dapat menerima pelayanan yang lebih berkualitas dan responsif.

 

​Sri Raoda juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan proyek strategis nasional (PSN) di Kolaka khususnya PT Vale Indonesia Tbk atas dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang memfasilitasi terselenggaranya pelatihan ini.

 

“Sinergi antara sektor kesehatan dan dunia usaha ini adalah karya nyata kolaborasi yang berdampak positif pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Benyamin Guluh Kolaka, Firdaus, menyatakan bahwa ACLS saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendasar bagi tenaga medis yang bertugas di garda terdepan, baik di rumah sakit maupun pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

 

​”Kasus kegawatdaruratan semakin sering terjadi, sehingga membutuhkan respon yang teratur. RSUD Benyamin Guluh berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan melalui pendidikan dan pelatihan bagi dokter dan perawat secara berkelanjutan,” kata Firdaus.

 

Ia berharap, pelatihan serupa dapat diperluas bagi tenaga keperawatan yang sebelumnya telah menguasai Basic Cardiovascular Life Support (BCLS).

 

​”Tujuannya agar terjadi sinergi. Jika dokter dan perawatnya sama-sama memiliki sertifikasi ACLS, maka koordinasi penanganan pasien di rumah sakit akan lebih berkembang dan berdampak langsung pada keselamatan pasien yang kita layani,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga mampu meningkatkan koordinasi tim dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi kritis di lapangan.

 

“​Kami meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi. Manfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pengetahuan, karena ini bukan hanya untuk kepentingan individu, tetapi demi keselamatan pasien yang kita layani,” jelasnya.(ds/Ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar