Pemkot Kendari Terima Bantuan Alsintan dan Benih Pascabanjir dari Mentan RI

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima bantuan lima unit alat mesin pertanian (alsintan) dan benih padi dari Menteri Pertanian (Mentan) RI untuk memulihkan 330 hektare lahan sawah yang terdampak bencana banjir.
Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Imran Ismail saat ditemui di Kendari, Kamis, mengatakan bantuan alsintan yang diterima tersebut terdiri atas dua unit traktor roda dua, dua unit alat pascapenan (combine harvester), dua unit alat pengering padi, dan satu unit traktor roda empat.
“Sementara untuk bantuan benih padi pascabanjir dialokasikan untuk luasan sawah 330 hektare yang diperuntukkan bagi kelompok tani di Amohalo,” kata Imran.
Ia menjelaskan bantuan alsintan dan benih padi ini merupakan tindak lanjut langsung dari kunjungan kerja Mentan RI Andi Amran Sulaiman beberapa waktu lalu, usai bencana banjir melanda Kota Kendari dan merendam puluhan hektare persawahan warga.
“Bantuan ini juga merupakan respons cepat atas surat permohonan yang diajukan Penjabat Wali Kota Kendari kepada Menteri Pertanian untuk pemulihan sawah milik petani kita yang terdampak,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Pertanian setempat, banjir yang melanda Kota Kendari beberapa pekan lalu berdampak pada 70 hektare lahan sawah petani di Amohalo. Dari total luasan tersebut, sekitar 50 hektare lahan di antaranya mengalami kerusakan parah hingga gagal panen (puso).
Imran menambahkan, Pemkot Kendari saat ini terus berupaya mendampingi dan membantu para petani terdampak agar dapat melakukan penanaman ulang guna menyambut musim tanam kedua.
Selain bantuan stimulan pascabanjir dari Mentan RI, Kota Kendari juga dipastikan akan menerima alokasi bantuan reguler dari pemerintah pusat yang bersumber dari anggaran tahun 2026.
“Untuk bantuan reguler tahun ini, Kota Kendari mendapatkan porsi tambahan berupa dua unit traktor roda dua dan satu unit traktor roda empat,” ucap Imran.(ds/Ono)