Kolaka Salurkan Alsintan ke Petani Tingkatkan Produksi Pertanian

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLAKA – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kolaka, menyalurkan 46 alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk kelompok tani guna meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kolaka, Anas Yusuf, di Kolaka, Kamis, mengatakan bahwa bantuan alsintan ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan, khususnya komoditas beras, sekaligus memitigasi dampak kekeringan akibat fenomena iklim atau El Nino.
”Kami sudah menerima peringatan dini terkait dampak kekeringan ini. Jadi, bantuan alsintan, terutama pompa air, langsung kami turunkan secara cepat ke lapangan untuk mengantisipasi wilayah-wilayah yang memiliki sawah tadah hujan,” katanya.
Anas menyebutkan bahwa sebanyak 46 alsintan tersebut, yaitu 17 unit pompa air, 12 unit traktor roda dua (TR2), 12 unit traktor roda empat, dan lima unit mesin pemanen padi (combine harvester).
Ia menjelaskan bahwa bantuan traktor roda dua dan roda empat dialokasikan untuk kelompok tani yang telah diusulkan sebelumnya agar proses pengolahan tanah tetap berjalan.
Sementara, lima unit combine harvester yang tiba secara bertahap difokuskan untuk mendukung kelancaran panen dan produksi petani.
”Mitigasi utama kami saat El Nino adalah pemanfaatan pompa air. Melalui pompanisasi ini, petani bisa menyedot air dari sumber-sumber air yang masih tersedia untuk dialirkan ke lahan persawahan yang mulai mengering,” ujar Anas.
Selain menyalurkan bantuan alat berat, Pemkab Kolaka juga menyiapkan pupuk gratis melalui program “Kartu Tani Beramal” yang fokus pada sektor pertanian bagi sekitar kurang lebih 100 petani kurang mampu yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah verifikasi data agar penerima pupuk gratis tidak tumpang tindih dengan petani yang sudah terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) subsidi pusat.
“Tahun ini Insya Allah akan disalurkan lagi, cuma memang kita masih sekarang verifikasi dan tinggal menunggu saja penetapannya,” ucapnya.
Anas Yusuf optimistis, melalui intervensi bantuan alsintan dan ketersediaan pupuk, produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Kolaka diyakini memberikan dampak positif dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah itu.
”Pemerintah saat ini sedang menggalakkan optimalisasi lahan. Dengan adanya bantuan teknologi pertanian ini, lahan yang tadinya hanya bisa satu kali panen dalam setahun, kita targetkan bisa meningkat menjadi dua hingga tiga kali panen,” jelasnya.(ds/Ono)