Ditjenpas Sultra Panen 1,6 Ton Ayam Pedaging Hasil Warga Binaan

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara (Sultra) memanen sebanyak 1,6 ton ayam pedaging hasil ternak warga binaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Nanga-Nanga, Kendari, Sultra.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra Sulardi saat ditemui di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa panen tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP) sekaligus bentuk dukungan terhadap agenda ketahanan pangan nasional Asta Cita Presiden.
“Hasil panen ini tidak hanya menghasilkan komoditas pangan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberikan ruang pembinaan yang produktif dan nyata bagi para warga binaan,” kata Sulardi.
Ia menjelaskan hasil panen ayam pedaging tersebut diserap melalui dua saluran utama, yakni disalurkan ke penyedia bahan makanan untuk kebutuhan Lapas dan Rutan se-Kota Kendari serta sisanya dijual kepada pengepul lokal.
“Pola penyerapan hasil produksi yang jelas tersebut dibuat agar program peternakan di lingkungan pemasyarakatan dapat terus berjalan secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar dia.
Sulardi mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaannya, program peternakan di SAE Nanga-Nanga melibatkan langsung warga binaan dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari.
“Mereka dibekali pelatihan teknis mulai dari proses perawatan, pemberian pakan, pemeliharaan kesehatan ternak, hingga masa panen,” kata Sulardi.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIA Kendari Alviantino menegaskan bahwa keterlibatan warga binaan dalam kegiatan peternakan ini bertujuan memberikan bekal keterampilan kerja dan wirausaha.
“Kami ingin para warga binaan memiliki pengalaman langsung di bidang peternakan. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal yang bermanfaat agar mereka bisa hidup mandiri dan produktif saat kembali ke masyarakat,” ujar Alviantino.(ds/Ono)