Lapas Kendari CKG Keluarga WBP Guna Deteksi Dini Penyakit

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) guna mendeteksi dini berbagai potensi penyakit.
Kepala Lapas Kelas IIA Kendari Mukhtar di Kendari, Kamis, mengatakan layanan pemeriksaan kesehatan tersebut diberikan kepada pihak keluarga yang datang berkunjung sebagai bentuk pelayanan publik yang humanis.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan publik sekaligus upaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat yang datang berkunjung ke Lapas Kelas IIA Kendari,” kata dia.
Pemeriksaan kesehatan gratis ini ditangani langsung oleh tim tenaga kesehatan dari Klinik Pratama Lapas Kendari dengan mencakup beberapa jenis pemeriksaan fisik dasar. Layanan medis yang disediakan, antara lain pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, serta pemeriksaan kesehatan gigi.
Mukhtar menjelaskan skrining kesehatan ini bertujuan membantu pengunjung mengetahui kondisi tubuh mereka sejak dini. Selain itu, keluarga WBP juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai keluhan gangguan kesehatan secara gratis.
Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memanfaatkan fasilitas layanan medis tersebut.
Menurutnya, respons positif dari para pengunjung menjadi penyemangat bagi jajaran Lapas Kendari untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.
“Kami sangat senang melihat respons hangat dari keluarga warga binaan. Sinergi dan senyuman kepuasan dari masyarakat ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang prima, ramah, dan berkelanjutan,” ujar Mukhtar.
Dalam pelaksanaan program CKG tersebut, tercatat 50 orang anggota keluarga warga binaan mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan dari petugas.
Melalui program yang dilaksanakan secara berkala ini, Lapas Kelas IIA Kendari berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendukung tingkat kesehatan masyarakat, serta membangun hubungan yang harmonis dengan keluarga para warga binaan.(ds/Ono)