Polresta Kendari Selidiki Laporan Kepala Dispar Sultra Usai Didatangi Massa

Kepala Satreskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau (kiri). (Ist)
DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Kepolisian Resor Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyelidiki laporan Kepala Dinas Pariwisata Sultra Ridwan Badallah terkait dugaan pengeroyokan oleh sejumlah orang yang mendatangi kantornya pada Selasa (27/10).
“Kami sudah mengecek lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau saat ditemui di Kendari, Selasa.
Welliwanto membenarkan Ridwan telah melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian dengan aduan dugaan pengeroyokan dan aksi premanisme.
Penyidik telah meminta keterangan Ridwan dan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan visum luar terhadap pelapor.
“Untuk terlapornya masih kami selidiki,” ujarnya.
Welliwanto menjelaskan, selain menindaklanjuti laporan dugaan pengeroyokan, polisi juga menyelidiki kemungkinan adanya tindak pidana lain, termasuk dugaan perusakan fasilitas pemerintah.
Ia menegaskan kepolisian akan menangani perkara tersebut secara profesional sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Sebelumnya, sejumlah orang yang diduga merupakan pendukung anggota DPR RI Ridwan Bae mendatangi Kantor Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara untuk memprotes pernyataan Ridwan Badallah yang diunggah melalui akun media sosial.
Massa meminta Kepala Dispar Sultra tersebut menyampaikan permohonan maaf dan menghapus video yang diunggah melalui akun TikTok bernama “eRBe Bersuara” yang kemudian menjadi perhatian publik.
Sementara itu, Ridwan Badallah membenarkan telah melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada kepolisian pada Selasa siang.
“Saya sudah melapor, nanti pihak kepolisian yang menyampaikan keterangan,” kata Ridwan.(ds/Ono)