UPT Layanan Konseling UHO Kendari-PGRI Sultra Teken MoU di Bidang Pengembangan SDM

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Konseling Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Tenggara meneken kerjasama di bidang pengembangan sumber daya manusia.
Penandatangan perjanjian kerjasama ini menyangkut bidang pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Kamis 27 Juni 2024.
Penandatangan dilakukan langsung oleh Ketua UPT Layanan Konseling UHO, Eva Herik, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Abdul Halim Momo, S.Pd., M.Si.
Penandatangan kerjasama ini bertujuan untuk mengembangkan program dan kegiatan yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.
“Kerjasama ini akan diimplementasikan melalui penyelenggaraan pelatihan, seminar, workshop, dan pertukaran tenaga ahli,” kata Eva Herik dalam keterangannya.
UPT Layanan Konseling UHO Kendari, kata dia, memiliki komitmen melakukan pengabdian kepada masyarakat, salah satunya melalui kerjasama dengan PGRI Provinsi Sulawesi Tenggara dengan tujuan untuk meningkatkan mutu, keahlian, dan kemampuan para guru.
Hal yang dapat dilakukan yaitu melalui pelatihan, seminar atau workshop untuk mengembangkan kompetensi guru. Kompetensi ini dapat berupa manajemen pengelolan kelas/sekolah, Achievement Motivation Training, Stres Management, Communication Skill, Asesmen terkait minat bakat siswa, konseling/bimbingan dan lain-lain.
Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Tenggara, menyambut positif penandatanganan kerjasama ini. Dr. Abdul Halim Momo, S.Pd., M.Si, memaparkan perlunya kerjasama dengan berbagai pihak yang salah satunya dengan UPT Layanan Konseling UHO.
Dimana harapannya, salah satu yang perlu dikembangkan yaitu terkait kemampuan guru dalam melakukan proses bimbingan atau konseling terhadap peserta didik.
“Guru perlu melakukan pengembangan keilmuan terkait proses bimbingan/konseling. Hal ini bermanfaat agar guru, lebih terlatih dan dapat menjalankan perannya sebagai pendidik yang lebih berkualitas dan lebih bertanggung jawab terhadap peserta didiknya,” Pungkasnya.(ds/adf)