Ribuan Mahasiswa dan Masyarakat Demo DPRD Sultra Minta Tunjangan Dewan Dipotong 50%

Listen to this article
Masyarakat dan mahasiswa dari Gerbang Kota saat foto bersama dengan Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Ribuan masyarakat dan mahasiswa melakukan demonstrasi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta agar tunjangan para anggota dewan dipotong sebesar 50 persen selama satu tahun ke depan.

 

Salah seorang demonstran saat ditemui di Kendari, Senin, mengatakan bahwa aksi yang mereka gelar hari ini merupakan bentuk kekesalan masyarakat yang menganggap jika kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah sangat tidak berpihak kepada masyarakat.

 

Ia menyampaikan begitu juga dengan para anggota dewan yang bisa mendapatkan tunjangan dengan nilai yang sangat fantastis. Untuk itu mereka meminta agar tunjangan anggota DPRD Sultra dipotong sebesar 50 persen.

 

“Kami minta komitmen DPRD Sultra menyatakan siap agar tunjangan mereka turun 50 persen untuk satu tahun ke depan,” katanya.

 

Selain itu, demonstran yang tergabung sama aksi Gerbang Kota itu juga menyikapi isu tewasnya almarhum Affan Kurniawan, yang dilindas oleh kendaraan taktis (Rantis) Brimob Polri saat demo di Jakarta.

 

“Kami minta juga Kapolda (Metro Jaya) untuk mundur dari jabatannya karena peristiwa kemarin,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala saat menerima aksi menyatakan akan menaati seluruh tuntutan yang diminta oleh massa aksi dari Gerbang Kota.

 

“Jadi, dari empat poin tuntutan Gerbang Kota, mereka meminta rekomendasi untuk ditindaklanjuti sampai di pusat, karena semua kebijakan di pusat Insya Allah kita keluarkan,” ucap La Ode Tariala.

 

Terkait pemotongan tunjangan sebesar 50 persen, ia akan menyesuaikan dengan regulasi yang ada, sepanjang regulasi bisa itu benar, maka mereka juga siap.

 

“Itu kami sesuaikan dengan regulasi, kalau itu regulasinya sudah benar, pasti kita akan ikuti. Sepanjang regulasinya benar dan memungkinkan, saya siap,” sebut La Ode Tariala.

 

Berdasarkan laporan, massa aksi dari berbagai aliansi mahasiswa dan masyarakat terus berdatangan di Kantor DPRD Sultra dengan membawa ribuan massa.

 

Para aparat keamanan dari kepolisian juga berbaris mengawal jalannya demonstrasi di Kantor DPRD Sultra.(ds/ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar