BPBD Siagakan Empat Perahu Antisipasi Banjir di Musi Rawas Utara

Listen to this article
Unit perahu karet untuk penanganan bencana alam milik BPBD Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.(ds/ANTARA/ HO- BPBD Muratara)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, PALEMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, menyiagakan empat perahu karet untuk penanganan banjir bandang di wilayah itu yang biasa terjadi pada bulan Desember setiap tahunnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Musi Rawas Utara (Muratara) Ahmad Yulian dikonfirmasi dari Palembang, Rabu, mengatakan banjir bandang biasa terjadi di wilayah itu dalam periode Bulan Desember hingga ke awal tahun berikutnya yakni Januari, Februari, dan Maret, akibat meluapnya Sungai Rawas dan intensitas hujan tinggi.

Sebagai upaya penanganan untuk tahun ini, pihaknya menyiapkan empat perahu yakni dua perahu karet dan dua perahu viber.

Untuk memastikan kelancaran alat operasi penanganan darurat, pihaknya melakukan uji coba mesin secara rutin di Danau Raya, Musi Rawa Utara.

“Persiapan terus dilakukan, seperti kami selalu melakukan pengujian mesin perahu supaya terus dalam kondisi fit,” kata Ahmad Yulian.

Ia bersyukur saat ini di wilayah tersebut aman tanpa bencana alam yang tidak diinginkan seperti banjir.

Sementara itu berdasarkan data tahun lalu, pihaknya mencatat pada 16 April 2024 debit air Sungai Rupit dan Sungai Rawas meluap dan menggenangi pemukiman warga, yang menyebabkan enam jembatan gantung putus, 49 rumah rusak berat, dan 2.839 rumah terendam banjir, serta menutup akses jalan dengan ketinggian air mencapai 80 centimeter hingga satu meter.

Banjir tersebut merendam Kecamatan Karang Jaya meliputi Desa Suka Menang, Desa Tanjung Agung, Muara Batang Empu, dan Desa Terusan. Kemudian Kecamatan Rawas Ulu meliputi Desa Jangkat dan Desa Pangkalan. (ds/Antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar