Baznas Bengkulu Bangun Kemandirian Umat Lewat Dana Bergulir BMM

Listen to this article
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyalurkan pembiayaan mikro masjid Baznas Bengkulu di Bengkulu, Selasa (28/10/2025). (ds/ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, BENGKULU – Baznas Provinsi Bengkulu berupaya membangun kemandirian umat lewat program dana bergulir Baznas Microfinance Masjid (BMM) Nur Asiah.

“Program ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi bagian dari ikhtiar membangun kemandirian ekonomi berbasis masjid yang berasaskan gotong royong dan keberkahan,” kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Selasa.

Dia menjelaskan sudah semestinya masjid bukan hanya tempat ibadah, akan tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat.

Ia menyerahkan penghargaan kepada 16 mustahik disiplin infak serta pembiayaan dana bergulir BMM Nur Asiah kepada 20 penerima manfaat, terdiri atas 10 orang level 1 (gulir ke-4) senilai Rp3 juta dan 10 orang level 2 (gulir ke-1) senilai Rp5 juta per orang.

“Ini bukan hanya soal memberi, tapi tentang menumbuhkan kekuatan ekonomi umat dari bawah. Zakat dan infak, jika dikelola dengan cerdas dan amanah, bisa menjadi energi besar untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Gubernur Helmi juga mengingatkan bahwa keberhasilan ekonomi umat tidak akan tercapai tanpa kesadaran kolektif dan kedisiplinan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah.

“Masjid harus menjadi pusat solusi bagi umat, dari masjid lahir gerakan sosial, pendidikan, dan ekonomi yang menumbuhkan kemandirian. Inilah Islam yang rahmatan lil ‘alamin, membawa manfaat bagi semua,” kata dia.

Ketua Baznas Provinsi Bengkulu Romli menjelaskan program BMM bentuk nyata sinergi antara iman dan kemandirian ekonomi.

“Kami ingin menjadikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga ruang untuk tumbuhnya usaha, kerja keras, dan solidaritas. Dengan BMM, para mustahik didampingi agar bisa naik kelas menjadi pelaku usaha mandiri,” kata dia.

Ia berharap, keberhasilan BMM Nur Asiah menjadi inspirasi bagi masjid lain di Bengkulu untuk mengembangkan program serupa demi memperkuat ekonomi jamaah dan masyarakat sekitar. (ds/Antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar