Kabupaten Penajam Antisipasi Gagal Panen Musim Penghujan

DINAMIKA SULTRA.COM, PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, antisipasi gagal panen tanaman padi ketika memasuki musim penghujan yang berpotensi terjadi banjir.
“Petani mulai menanam padi sejak Oktober 2025 atau musim tanam Oktober 2025-Maret 2026,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara Gunawan ketika ditanya mengenai musim tanam padi di Penajam, Rabu.
Sampai kini, luas lahan pertanian tanaman padi yang telah ditanami sekitar sekitar 5.600 hektare dari target kisaran 7.000 hektare.
“Kalau potensi banjir saat musim hujan tidak diantisipasi, maka mengancam kelangsungan hidup benih yang telah ditanam,” jelasnya.
Wilayah Desa Sumber Sari, Gunung Makmur dan Rawa Mulya, Kecamatan Babulu, perlu diwaspadai meluapnya aliran air Sungai Telake, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, ketika musim penghujan.
Meminimalisir dampak banjir, seluruh petani diminta menggalakkan gotong royong untuk membersihkan saluran irigasi primer, sekunder dan tersier.
Kalau ada saluran air yang mengalami pendangkalan atau ditumbuhi gulma harus segera dibersihkan, kata dia, agar aliran air lancar dan bisa mengurangi risiko banjir.
Saat musim penghujan perlu diwaspadai potensi banjir yang dapat memicu terjadinya gagal panen, dan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat ini memasuki musim hujan, demikian Gunawan.(ds/Antara)