BPD Sultra: Realisasi KUR Alsintan Petani Rp17 Miliar Sepanjang 2025

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra mencatat realisasi bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk para petani dengan total Rp17 miliar selama periode Januari hingga Desember 2025.
Direktur Utama (Dirut) Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar saat dihubungi di Kendari, Kamis, menyampaikan bahwa bantuan KUR Alsintan terdiri 26 unit alat pertanian moderen yang tersebar di lima kabupaten se-Sultra.
“Penyalurannya ada di Konawe, Konawe Utara, Kolaka, Kolaka Timur dan Bombana. Total 17 miliar,” kata Andri.
Ia menyampaikan lima daerah itu menjadi sasaran penyerapan KUR Alsintan karena wilayah tersebut memiliki Pendapatan Asli Daerah atau PAD dan pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian.
Andri Permana menjelaskan bahwa di Sulawesi Tenggara sendiri, penyerapan bantuan KUR yang sediakan Bank Sultra banyak tersebar di sektor perdagangan atau usaha mikro kecil menengah (UMKM), pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan.
Total penyerapan anggaran KUR di semua sektor tersebut, yakni 201 miliar untuk 2000 debitur.
“Memang sesuai ekosistem yang ada di Sultra, banyak di sektor tersebut,” jelas Andri.
Ia menyebut khusus sektor perdagangan atau bantuan modal UMKM mendominasi penyaluran KUR oleh Bank Sultra sebesar 50 persen, kemudian pertanian 30 persen, serta perkebunan dan peternakan masing-masing 20 persen.
Andri menyampaikan serapan bantuan KUR oleh Bank Sultra tahun 2025 meningkat dibanding 2024 yang hanya di kisaran Rp100 miliar.
“Bank Sultra juga berada di urutan ke tiga yang salurkan KUR selain Bank Mandiri dan BRI,” ujarnya.
Bank Sultra sendiri, kata Andri, akan terus meningkatkan target penyaluran KUR di 2026 khususnya sektor perdagangan UMKM dan Pertanian. Dua sektor itu untuk membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat sehingga berdampak penambahan pendapatan daerah.
Oleh karenanya, selain membantu modal usaha para UMKM, Bank Sultra juga berperan memberikan pembinaan atau edukasi kepada para pelaku usaha bekerjasama dengan dinas koperasi.
Edukasi seperti cara memperoleh bantuan KUR, pengelolaan keuangan, link usaha dengan pedagang besar yang dibutuhkan masyarakat.
“Jadi, total ada 200 debitur untuk UMKM yang jadi binaan Bank Sultra di 2025,” tambah Andri.(ds/ono)