DPMPTSP Kolaka: Investasi di Tahun 2025 Capai Rp19,36 Triliun

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLAKA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), mencatat realisasi investasi pada periode tahun 2025 di wilayah itu mencapai Rp19,36 triliun.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Muhammad Sabar Lompi saat ditemui di Kolaka, Jumat, mengatakan bahwa realisasi tersebut meningkat secara signifikan, jika dibandingkan pada tahun 2024 sebesar Rp2,40 triliun.
“Jadi, selisih kenaikan itu sekitar Rp16,96 triliun atau persentase peningkatannya sebesar 706,67 persen dari realisasi investasi tahun 2024 ke 2025,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa realisasi Rp19,36 triliun tersebut terbagi atas dua jenis investasi, yakni Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
“Untuk PMA sebesar Rp17,01 triliun. Sedangkan untuk PMD-nya sebesar Rp2,35 triliun realisasi investasinya,” ujarnya.
Sabar menuturkan untuk PMA itu dari sektor industri logam dasar, perumahan, kawasan industri dan perkantoran, pertambangan, perdagangan dan reparasi, listrik, gas dan air, serta industri mineral non logam.
Sedangkan untuk PMDN itu dari sektor industri logam dasar, pertambangan, tanaman pangan, perkebunan dan peternakan, listrik, gas dan air, perdagangan dan reparasi, jasa lainnya, konstruksi, industri makanan, transportasi, gudang dan telekomunikasi, perumahan, kawasan industri dan perkantoran, dan beberapa sektor lainnya.
Ia juga menjelaskan realisasi investasi tahun 2025 di Kolaka juga telah melampaui target yang ditetapkan, dengan capaian yang sangat signifikan. Dari target awal Rp4,9 triliun, realisasi investasi berhasil mencapai Rp19,36 triliun.
Faktor utama yang menyebabkan realisasi investasi melampaui target itu, karena adanya tiga Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor industri dan kawasan di Kolaka, yaitu PT Ceria, PT Vale, dan IPIP.
“Ketiga perusahaan ini memiliki target yang harus dipenuhi sebagai syarat untuk proyek strategis nasional, sehingga mereka mempercepat realisasi investasi di daerah tersebut,” tambahnya.(ds/ono)