BEI Sultra: 33 Ribu Investor Baru Tahun 2025 Kaum Muda

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Sulawesi Tenggara (BEI Sultra) mencatat pertumbuhan signifikan pada sektor pasar modal di wilayah Bumi Anoa, dengan penambahan sebanyak 33 ribu investor baru sepanjang periode tahun 2025.
Kepala Kantor Perwakilan BEI Sultra Bayu Saputra saat ditemui di Kendari, Jumat, mengungkapkan bahwa penambahan tersebut merupakan capaian peningkatan jumlah investor tertinggi yang pernah terjadi di Sulawesi Tenggara. Dengan pertumbuhan ini, total investasi pasar modal di Bumi Anoa kini telah mencapai 118 ribu investor.
“Sebanyak 118 ribu masyarakat yang sudah berinvestasi di pasar modal tentu memiliki banyak pilihan instrumen, mulai dari saham, reksadana, hingga obligasi,” ujar Bayu.
Ia menjelaskan bahwa profil investor di Sulawesi Tenggara saat ini didominasi oleh kaum muda. Berdasarkan data BEI Sultra, investor berusia di bawah 35 tahun yang berasal dari kalangan milenial dan Generasi Z (Gen-Z) menguasai sekitar 75 persen dari total jumlah investor yang ada.
“Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya investasi sebagai instrumen pengembangan keuangan masa depan mulai tumbuh kuat di kalangan generasi muda di daerah tersebut,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa untuk terus memacu pertumbuhan angka tersebut, BEI Sultra berkomitmen menggencarkan program sosialisasi, edukasi, dan literasi ke berbagai kalangan. Fokus utama edukasi tidak hanya menyasar para pelaku industri dan pengusaha, tetapi juga sektor pendidikan.
“Kami terus menyasar kalangan muda melalui berbagai program literasi pasar modal, seperti pembentukan Galeri Investasi di kampus-kampus maupun sekolah-sekolah, serta mengoptimalkan peran Duta Pasar Modal,” tambah Bayu Saputra.
Dia menilai berharap langkah tersebut dapat memberikan pemahaman yang tepat bagi masyarakat mengenai mekanisme pasar modal, sehingga investasi di Sulawesi Tenggara tidak hanya tumbuh secara kuantitas, tetapi juga kualitas dalam hal pemahaman risiko.(ds/ono)