Menlu: Presiden Belarus Menginap di Istana Merdeka Selama Kunjungan

DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa Presiden Belarus Alexandr Lukashenko menginap di Istana Merdeka, Jakarta, selama kunjungan kenegaraannya di Indonesia.
Menurut Sugiono, keputusan tersebut merupakan bentuk penghormatan yang diberikan Pemerintah Indonesia kepada Kepala Negara Belarus.
“Saya kira kita memberikan penghormatan karena biasanya juga kalau kunjungan kenegaraan presiden yang lain berkehendak di hotel, tetapi beliau kali ini ingin, berkehendak untuk bisa di Istana,” ujar Sugiono di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.
Sugiono menjelaskan dalam kunjungan kenegaraan, para kepala negara umumnya memilih menginap di hotel. Namun, Presiden Lukashenko menyampaikan keinginan untuk menginap di kawasan Istana.
Ia mengatakan semula pemerintah menyiapkan Wisma Negara sebagai lokasi menginap Presiden Belarus. Namun, Presiden Prabowo Subianto menilai Istana Merdeka lebih representatif untuk menerima tamu negara tersebut.
“Tadinya di Wisma Negara, tapi Pak Presiden menilai yang lebih representatif ya di Istana,” terangnya.
Sugiono juga menambahkan Presiden Lukashenko menjadi kepala negara pertama yang menginap di Istana Merdeka. Sebelumnya, tamu negara yang menginap di lingkungan Istana Kepresidenan menempati Wisma Negara.
“Presiden yang pertama di Istana Negara. Kalau di Wisma Negara terakhir itu Perdana Menteri Kamboja Hun Sen,” kata Sugiono.
Kunjungan kenegaraan Presiden Lukashenko merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo melakukan lawatan ke Belarus pada 2025.
Pertemuan kedua pemimpin negara dijadwalkan membahas penguatan kerja sama bilateral, terutama di bidang ketahanan pangan, ketahanan energi, serta peningkatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Belarus.(ds/Antara)