DINAMIKASULTRA.COM, TANJUNGPINANG – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat kasus aktif di enam kabupaten dan kota di wilayah itu kini tinggal 301 orang.
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Eko Sumbaryadi, di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan Kabupaten Lingga nihil kasus aktif COVID-19, sementara kasus aktif tertinggi masih berada di Tanjungpinang, Ibu Kota Kepri, mencapai 113 orang.
Kasus aktif di Batam tinggal 22 orang, padahal sejak Januari-Februari 2022, kota industri itu menempati peringkat pertama jumlah pasien COVID-19 terbanyak.
Kasus aktif di Kabupaten Bintan 48 orang, Karimun 36 orang, Anambas 14 orang dan Kabupaten Natuna 68 orang.
“COVID-19 masih ada di Kepri. Kami minta warga menerapkan protokol kesehatan agar tidak tertular virus itu,” kata Penjabat Sekda Kepri itu.
Eko menambahkan jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 satu orang, merupakan warga Tanjungpinang.
Total jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 di Kepri sejak pandemi mencapai 1.894 orang, tersebar di Batam 905 orang, Tanjungpinang 431 orang, Bintan 200 orang, Karimun 176 orang, Anambas 49 orang, Lingga 88 orang dan Natuna 45 orang.
“Jumlah warga yang meninggal dunia akibat COVID-19 turun drastis. Kami berharap seluruh pasien sembuh dari COVID-19, dan Kepri segera nihil kasus aktif,” ucapnya.
Satgas Penanganan COVID-19 menetapkan Tanjungpinang dan Natuna sebagai zona oranye atau risiko penularan sedang, sementara Karimun, Batam, Bintan, Anambas dan Lingga sebagai zona kuning atau risiko penularan rendah.
“Kami minta masyarakat untuk mendukung program vaksinasi COVID-19,” katanya.(ds/antara)