Pemkot Kendari Bantu Puluhan Warga Korban Bencana Cuaca Ekstrem

Listen to this article
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat menyerahkan bantuan dana tidak terduga kepada warga korban bencana alam cuaca ekstrem yang terjadi pada 23 Desember 2021 lalu, di Kendari, Rabu (13/4/2022) (ds/ANTARA/Harianto)

 

DINAMIKASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara memberikan bantuan kepada 64 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan akibat diterjang bencana alam cuaca ekstrem pada Desember 2021.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir di Kendari, Rabu, mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian dan bentuk respon pemerintah setempat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat utamanya yang mengalami musibah.

“Mohon maaf jika bantuannya baru hari ini diberikan karena memang tidak bisa seketika, kita ingin hari ini kejadian besok sudah harus diganti tetapi prosesnya ada yang harus dilewati,” katanya usai menyerahkan bantuan dana tidak terduga kepada warga korban bencana alam cuaca ekstrem yang terjadi pada 23 Desember 2021, di Kendari, Rabu.

Ia menjelaskan, keterlambatan penyaluran bantuan tersebut sebab pemerintah harus mendata terlebih dahulu berapa jumlah dan kerugian yang dialami warga, sehingga benar-benar tepat sasaran.

Pendataan dilakukan sebagai bagian dari proses administrasi, sebab kata Wali Kota, dana yang diserahkan merupakan dana pemerintah yang akan dipertanggungjawabkan sehingga harus jelas.

“Jadi bukan uang pribadi sehingga prosesnya harus sesuai, karena setelah ini juga harus dipertanggungjawabkan. Ini akan diperiksa lagi oleh BPK, dipastikan apakah memang betul sesuai kejadian, kenyataan di lapangan,” ujar dia.

Wali Kota juga meminta masyarakat agar mewaspadai potensi bencana alam sejak dini, meskipun bencana yang akan terjadi tidak diketahui waktunya namun perlu dilakukan mitigasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari Paminuddin menjelaskan, total korban akibat cuaca ekstrem pada 23 Desember 2021 tercatat 165 Kepala Keluarga (KK), dan dari jumlah itu 101 KK telah mendapatkan bantuan tahap pertama.

“Sedangkan sisanya sebanyak 64 Kepala Keluarga baru mendapatkan bantuan hari ini,” katanya.

Dia merinci, penerima bantuan hari ini tersebar di tujuh kecamatan di antaranya Kecamatan Kendari 11 KK, Kendari Barat 10 KK, Mandonga 9 KK, Kadia tiga KK, Puuwatu 10 KK, Kecamatan Wua-wua 15 KK, dan Kecamatan Baruga lima KK.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf jika terjadi keterlambatan pembayaran karena ada proses yang harus dilewati, apalagi jika terjadi kesalahan nomor rekening penerima sebab pembayaran dilakukan secara non tunai.

Dia menambahkan, besarnya bantuan yang diberikan pada korban yang terkena bencana bervariasi dan tergantung jenis kerusakan rumah yang dialami. Besarnya bantuan mulai dari Rp1,2 juta hingga Rp50 juta, sesuai rata-rata kerusakan yang terjadi pada bagian atap rumah karena tiupan angin kencang.(ds/antara)

#kendariPemkot KendariSulawesi TenggaraWali Kota Kendari
Comments (0)
Add Comment