Pemkot Banjarmasin Pastikan Ketersedian Sapi Kurban Bebas dari PMK

Listen to this article
Tim kesehatan hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin saat memeriksa kesehatan sapi kurban di RPH Basirih untuk Idul Adha 1443 H. (ds/ANTARA/Sukarli)

 

DINAMIKASULTRA.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan setempat memastikan ketersediaan sapi kurban dan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk Hari Raya Idul Adha 1443 hijriah atau tahun 2022.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin M Makhmud di Banjarmasin, Rabu menyampaikan, ketersediaan sapi kurban khususnya di Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih milik pemerintah kota di Banjarmasin Selatan lebih 500 ekor.

“Belum termasuk yang di luar RPH, masih ada yang datang jelang Idul Adha ini dari Bali dan Sumatera Barat (Sumba),” ujarnya.

Dikatakan dia, ketersediaan sapi kurban di kota ini diupayakan memenuhi kebutuhan yang diperkirakan sekitar 1.500 ekor.

“Sebagaimana kebutuhan tahun lalu sekitar demikian jumlahnya sapi kurban yang dibeli masyarakat,” ujar Makhmud.

Karena pada Idul Adha tahun ini ada masalah wabah penyakit mulut dan kuku bagi hewan ternak menyerang sapi dan kambing, pihaknya pun selektif memperbolehkan hewan ternak masuk ke kota ini.

“Setiap hewan ternak sapi dan kambing yang masuk diperiksa dengan ketat, termasuk menjalani karantina lebih dulu kan sesuai arahan Pemprov, sehingga tidak ada yang sakit, apalagi terserang PMK diedarkan ke masyarakat,” ucapnya.

Menurut Makhmud, tidak hanya pemeriksaan kesehatan sapi dan kambing untuk korban dari PMK, pihaknya pun menurunkan tim kesehatan hewan untuk memeriksanya terbebas dari cacing hati.

“Kita ingin memastikan hewan kurban benar-benar sehat, layak konsumsi, bahkan kita sosialisasikan penyembelihan yang baik dan memenuhi syariah,” tuturnya.

Terkait harga sapi kurban di daerahnya, Makhmud mengungkapkan, info harga dipasaran sapi hidup dihitung harganya Rp70 ribu sampai Rp80 ribu perkilogram.

“Dari berat sapi hidup misalnya berat satu ekor sapi 300 Kg jika dengan harga Rp70 ribu per Kg maka total harganya Rp21 juta,” ujarnya.(ds/antara)

BanjarmasinIdul Adha 1443 HKalimantan SelatanPemkot BanjarmasinWabah PMK
Comments (0)
Add Comment