DINAMIKASULTRA.COM, BALANGAN – Petugas gabungan dari TNI/Polri, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan gencar melakukan monitoring Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke pengepul ternak hewan kurban.
Fungsional Medik Veteriner Madya drh Dewa Ayu Putu Asrinadi di Paringin Kamis (7/7) mengatakan, monitoring ini dilaksanakan untuk mengecek sapi-sapi kurban apakah ada terindikasi infeksi PMK atau tidak.
“Kami tidak menyarankan hewan kurban untuk divaksin, namun pengobatan masih disarankan yaitu kira-kira satu minggu sebelum hari Raya Idul Adha,” katanya.
Selain itu, pihaknya menargetkan vaksinasi PMK di Balangan sebanyak 100 ekor sapi yang nanti akan pihaknya realisasikan dalam satu hari karena vaksin tersebut tidak bisa disimpan kembali.
Dia berharap, dengan adanya vaksinasi ini penyebaran PMK dapat dikendalikan dan muncul antibodi PMK serta ke depannya di Kabupaten Balangan bebas dari virus PMK.
Komandan Kodim 1001/HSU-Balangan Letkol Inf Aldin Hadi melalui Pjs Danramil Paringin Pelda Darma Kusuma, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya bersama dalam mencegah meluasnya wabah ternak PMK yang menyerang hewan ternak di beberapa daerah.
“Kami sangat mengapresiasi upaya jajaran bersama pihak terkait dalam melindungi ternak warga, khususnya di Kabupaten Balangan, dari bahaya penyebaran virus PMK ini,” tuturnya.(ds/antara)