DINAMIKA SULTRA.COM, BOMBANA-Tim Program Kegiatan Kemandirian Masyarakat (KKM) yang terdiri dari kolaborasi Fakultas Teknologi Pertanian dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), melakukan pemberdayaan berupa pelatihan proses pengolahan ikan asin kering, pengemasan dan pemasaran dengan media sosial dengan berpedoman pada Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitasi Standart Operasional Prosedur (SSOP). pada warga Kampung Baru, Kecamatan Rumbiah Kabupaten Bombana yang dimulai pada tanggal 26 November sampai dengan 26 Desember 2022.
Kegiatan pelatihan yang dipandu oleh Hastian STP, MSi adalah materi pengetahuan tingkat kesegaran ikan, cara pengolahan yang benar, perbandingan garam pada ikan yang akan digarami dan teknik pengeringan ikan.
Dr.,Rustan Ari,STP. MSi pada desain kemasan, izin P-IRT, pengemasan ikan serta Asri Djauhar SE., MSi pada pemasaran dengan media sosial. Target KKM adalah merubah minset P-IRT dari sistem pengolahan ikan asin kovensional menjadi pengolahan dengan pedoman pada cara pengolahan ikan yang baik (GMP) dan pelaksanaan standar sanitasi (SSOP). Ikan asin kering yang disimpan pada gabus diubah ikan asin kering dalam kemasan standar, yang semula pemasaran ikan menunggu pembeli, dipasarkan melalui media sosial Facebook dan Instagram dengan kemasan Mega Resky, Loly Fish, Anugrah Fish serta Sinar Fish.
Pada kegiatan tersebut juga melibatkan delapan orang mahasiswa, dengan tujuan agar mahasiswa dapat berperan aktif dalam pemberdayaan, sehingga memberi kontribusi secara nyata pada pelatihan yang dilakukan. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan PKM akan direkognisi dari matakuliah MBKM ke matakuliah prodi sebanyak 4 sks serta mendapatkan sertifikat yang akan dicantumkan dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah.
Lurah kampung baru Jabaruddin SE, yang mengikuti dan memonitor kegiatan, mengapresiasi pemberdayaan tersebut dan berharap kedepannya berkelanjutan, sehingga nilai produksi masyarakat meningkat dan nilai ekonominya akan lebih baik. Begitu juga Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa M. Hadi Raharjo Putra, SIP berharap melalui kegiatan progam kemandirian masyarakat dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pengolahan potensi yang dimiliki.
Rektor Unsultra Prof Dr. Ir Andi Bahrun M.Sc Agric., sungguh mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan KKM oleh dosen, Dr. Rustan Ari dkk di Kabupaten Bombana, yang didukung bantuan Pendanaan bersumber dari kantor Kementrian DIRJEN DIKTIRISTEK tahun anggaran 2022.
Kegiatan KKM ini merupakan salah satu judul KKM dari 9 Judul KKM yang disetujui oleh Ditjen Diktiristek sebagai bentuk implementasi program Insentif Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dengan MBKM Barbasis Kinerja IKU 2022, dan juga sebagai bentuk tindak lanjut atau hilirisasi hasil penelitian yang telah dilakukan.
Unsultra berkomitmen untuk terus mendorong agar setiap hasil penelitian dan dilanjutkan menjadi kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat menghadirkan solusi permasalahan yang dialami masyarakat khususnya di Kab. Bombana. Dana KKM yang diterima oleh Unsultra ini merupakan bantuan pandanaan yang diperoleh Unsultra bersama 50 PTS lain di tanah air, yang dinilai memiliki Indeks Kinerja Utama Perguruan Tinggi terbaik tahun 2022.
Kegiatan KKM itu juga sebagai bentuk implementasi kerjasama Unsultra dan Pemda Kabupaten Bombana, semoga hasil KKM ini dapat ditindak lanjuti dengan berbagai program kegiatan lain baik menggunakan dana Pemda dan Pemerintah Pusat serta dana bersumber dari Unsultra seperti program KKN dan atau magang mahasiswa sebagai implementasi program MBKM.
Kegiatan KKM pemberdayaan P-IRT hasil perikanan ini melibatkan berbagai pihak yang mendukung baik moril maupun materiil, maka tim KKM mengucapkan terima kasih kepada :. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yang mengadakan Program Kemandirian Masyarakat tahun 2022. Sehingga kegiatan KKM pemberdayaan P-IRT hasil perikanan di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana dengan mitra kelompok P-IRT ini dapat didanai dan dilaksanakan dengan baik.
Demikian pula kepada Rektor beserta seluruh jajarannya, yang memberi penugasan untuk menjalankan kegiatan KKM pemberdayaan P-IRT hasil perikanan di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana.
Ucapan yang sama juga disampaikan kepada Pemerintahan Daerah Kabupaten Bombana (Dinas Pemberdayaan masyarakat dan desa, Dinas Kesehatan serta Balitbangda), Lurah Kampung Baru serta anggota kelompok P-IRT yang mendukung program KKM pemberdayaan P-IRT hasil perikanan di Kecamatan Rumbiah Kabupaten Bombana(ds/ono)