DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI) melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merilis bahwa realisasi belanja negara di Bumi Anoa pada periode Januari hingga April 2023 mencapai Rp7.571,26 miliar (M).
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sultra Syarwan di Kendari Selasa (30/5), mengatakan bahwa salah satunya capaian realisasi belanja negara di Sultra yang mencapai Rp7.571,26 miliar atau 29,4 persen dari pagu (batas pengeluaran tertinggi) APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).
Ia menyampaikan bahwa realisasi belanja negara di Sultra meliputi belanja pemerintah pusat, serta Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).
“Realisasi belanja pemerintah pusat sampai dengan tanggal 30 April 2023 adalah sebesar Rp2.148,33 miliar atau 27,37 persen dari pagu anggaran tahun 2023,” ungkap Syarwan.
Ia menyebutkan bahwa realisasi tersebut terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp808,5 miliar atau 32,04 persen dari pagu APBN, belanja barang sebesar Rp752,54 miliar atau 25,13 dari pagu APBN, belanja modal sebesar Rp 584,02 miliar atau 25,14 dari pagu APBN, dan belanja bantuan sosial sebesar Rp3,24 miliar atau 36,27 persen dari pagu APBN.
“Selanjutnya, penyaluran TKDD sampai dengan 30 Maret 2023 mencapai Rp5.422,93 miliar 30,5% dari pagu APBN,” jelasnya.
Kepala Kanwil DJPb Sultra itu juga menuturkan bahwa belanja transfer ke daerah di wilayah Bumi Anoa pada tahun 2023 ini mengalami kenaikan sebesar 6,55 persen dibandingkan dengan realisasi tahun 2022 lalu. Hal itu disebabkan oleh kenaikan penerima Dana Bagi Hasil (BDH) daerah dan realisasi pembayaran Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik masing-masing sebesar 192,15 persen atau sebesar Rp1.042,44 miliar dan 19,13 persen atau Rp839,2 miliar.
Ia juga menambahkan bahwa Kanwil DJPb Sultra terus berupaya untuk mendorong pemerintah daerah lingkup Sultra untuk melakukan percepatan penyaluran dana desa triwulan I tahun 2023 melalui surat nomor S-434/WPB.28/2023 tanggal 27 Maret 2023 perihal percepatan penyaluran dana desa tahap I 2023.(ds/sgn)