PKMI-FIB UHO Kendari Gelar Workshop Enam Literasi Dasar

Pengabdian kepada masyarakat Internal (PKMI) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Halu Oleo Kendari menggelar workshop bertajuk enam literasi dasar meningkatkan kompetensi mahasiswa. (Humas-UHO)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pengabdian kepada masyarakat Internal (PKMI) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar workshop bertajuk enam literasi dasar meningkatkan kompetensi mahasiswa FIB UHO, Selasa (15/8/2023).

Kegiatan tersebut berlangsung di aula Fakultas Ilmu Budaya UHO dan diikuti oleh seluruh mahasiswa FIB.

Kegiatan workshop enam literasi dasar ini dimulai dengan lingkup kecil yang diawali dari mahasiswa FIB UHO guna memberi informasi tentang pentingnya literasi dan bagaimana penerapannya. Di dalamnya juga diberikan cara menanggulangi informasi palsu (fake news) yang menjadi momok saat ini.

Ketua PKMI-FIB UHO, Fina Amalia Masri, S.pd., M.Hum mengatakan, di era globalisasi yang semakin kompleks menuntut segala lini kehidupan dapat terakses secara global sehingga dibutuhkan filter dan kesiapan dari individu khususnya generasi muda dalam menghadapi tantangannya, salah satu senjatanya adalah dengan literasi.

“Selama ini literasi hanya dipahami sebagai literasi baca tulis yang bahkan penerapannya masih dikatakan sulit mengingat UNESCO menyebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat ke dua terbawah soal literasi dunia,” tambahnya.

Menurutnya literasi tidak sebatas pada minat baca tetapi saat ini terdapat literasi dasar yang merupakan paket keterampilan yang wajib dimiliki generasi untuk dapat bertahan di tengah terpaan zaman.

Ia mengungkapkan, terdapat enam literasi dasar yang terdiri atas, literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, literasi budaya dan kewarganegaraan.

“Ke enam literasi ini sudah menjadi program pemerintah yang belum pernah selesai dan sulit diselesaikan mengingat kenyataan bahwa generasi muda kita lebih memilih terjebak dengan gadget, berita hoax, dan social media sehingga tertinggal jauh dari pengetahuan-pengetahuan yang diperoleh dari proses baca tulis,” Pungkasnya.(ds/adf)

#kendari#sulawesitenggaraFIB UHOUHO
Comments (0)
Add Comment