Pemkot-Distan Kendari Panen Raya Bawang Merah 3,6 Ton di Mandonga

Listen to this article
Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Sahurianto saat menyerahkan bantuan handsprayer kepada kelompok tani. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), bersama Dinas Pertanian Kendari melaksanakan panen raya bawang merah yang ditanam oleh kelompok tani Amatano di Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Diketahui, usai melaksanakan panen perdana di Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga itu, Kepala Dinas Pertanian Sahurianto menyerahkan bantuan handsprayer kepada sejumlah kelompok tani di kelurahan tersebut.

“Hasil panen tersebut langsung dihitung oleh Dinas Pertanian Kota Kendari bersama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) di lahan seluas setengah hektare tersebut dengan capaian hasil panen sebanyak 3,6 ton bawang merah,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Ridwansyah Taridala di Kendari, Selasa (26/9/2023).

“Tadi bersama-sama Dinas Pertanian Kota Kendari dan BPS melakukan panen, setelah itu langsung dilakukan penghitungan dan hasilnya sebanyak 3,6 ton,” ujar Ridwansyah Taridala.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Sahurianto mengungkapkan bahwa panen perdana bawang meruah tersebut merupakan hasil dari uji coba di lahan seluas setengah hektare yang dilakukan tiga bulan lalu.

 

“Ini merupakan panen dari hasil tanam yang dilakukan tiga bulan lalu,” ucap Sahurianto.

Sahurianto menyampaikan bahwa untuk wilayah Kota Kendari, panen tersebut merupakan kali ketiga setelah panen di Kecamatan Baruga, Kambu, dan Kecamatan Abeli, dengan potensi lahan yang tersedia seluas 24 hektare.

“Kalau memenuhi kebutuhan masyarakat mungkin tidak, paling tidak stok tersedia, misalnya untuk kebutuhan bawang goreng KWT (Kelompok Wanita Tani) Matahari yang di Lepo-lepo. Dibantu Kementerian Pertanian, jadi dia penanganan pasca panen hasilnya dalam bentuk bawang goreng,” ujar Sahurianto.

Dia menyebutkan bahwa untuk kelanjutan dari produksi bawang merah tersebut membutuhkan intervensi dari pemerintah dalam hal penyediaan fasilitas pengairan, sarana, dan prasarana pertanian.

“Untuk tahun 2023 Dinas Pertanian Kota Kendari menyediakan bantuan berupa bibit, pupuk, sarana, dan prasarana pertanian seperti handsprayer dan mulsa,” Jelasnya.(ds/sgn)

 

#kendari#sulawesitenggaraMandonga
Comments (0)
Add Comment