Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UHO Kendari Usulkan Akreditasi Unggul

Listen to this article
Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO ) Kendari.(Humas-UHO)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), terus mengembangkan akreditasinya.

Terbaru Prodi Ilmu Komunikasi UHO Kendari mengusulkan akreditasi unggulan ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Masa akreditasi ilmu komunikasi akan habis. Sehingga saat ini pihaknya sedang mengusulkan akreditasi baru di BAN-PT,” kata Kordinator Program Studi Ilmu Komunikasi UHO Kendari, Harnina Ridwan saat ditemui diruangannya.

“Sampai Maret ini untuk akreditasi A habis. Jadi kita sekarang mengusul akreditasi baru di BAN-PT,” lanjutnya.

Harnina Ridwan menuturkan, pihaknya telah menyelesaikan penyusunan dokumen terkait akreditasi tersebut. Sehingga ia menargetkan akreditasi prodi ilmu komunikasi di tahun ini menuju unggul.

“Jadi target kami di akreditasi ini, akreditasi unggul,” ujarnya.

Ia mengungkapkan untuk mencapai akreditasi unggul tersebut diperlukan beberapa persyaratan yakni data visi-misi, sarana prasarana, kegiatan penelitian dan pengabdian dosen, kegiatan penelitian dan pengabdian mahasiswa, sumber daya manusia, kurikulum serta data alumni yang diterima dunia kerja.

“Jadi 9 indikator yang kita diukur untuk mencapai unggul. Dan yang paling mempengaruhi akreditasi itu adalah alumni. Jadi sejauh mana alumni itu bisa bermanfaat kepada masyarakat itu mendapat nilai plus,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, kata dia, pihaknya sudah mencapainya untuk kebutuhan menuju akreditasi unggul.

Sebelumnya Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi UHO Kendari La Iba mengatakan, saat ini pihaknya tengah memproses pengajuan akreditasi dari A menuju akreditasi unggul.

“Saat ini di ilmu komunikasi sedang mengusulkan instrumen suplemen konversi (ISK) dari A menuju unggul dan itu sudah dikirim di lembaga penjamin dan mutu dan saat ini kami sedang menunggu hasilnya,” katanya saat di temui di ruangannya, Selasa 4 April 2023.

Dia mengungkapkan, ISK merupakan instrumen yang diusulkan oleh dewan eksekutif BAN PT yang khusus digunakan untuk melakukan konversi peringkat dari A, B dan C dari unggul baik sekali dan baik.

“Kita saat ini sudah akreditasi A dalam hal ini sebenarnya akreditasi A dan unggul itu sama namun adanya perubahan di aturan Kemendikbud perguruan tinggi A itu unggul, b baik sekali dan C baik sehingga harus dikonversi dari A ke unggul,” ungkapnya.

Sehingga untuk mencapai target tersebut harus memenuhi beberapa persyaratan yang sudah ditentukan BAN-PT yakni pengisian tracer studi, sumber daya manusia (SDM) bergelar doktor dan profesor, keberimbangan tenaga pengajar dengan mahasiswa dan sarana prasarana serta alumni yang diserap di dunia kerja.

“Sumber daya ini maksudnya sudah banyak bergelar doktor dan tracer studinya mencapai 60 persen alumni dan dua alumni terakhir diwisuda harus sudah bekerja, tenaga pengajar yang seimbang dengan mahasiswa, sarana prasarana yang memadai dan itu sudah kami penuhi dan ini kami tinggal menunggu dari Kemendikbudristek Dikti,” Pungkasnya.(ds/adf)

#kendari#sulawesitenggaraFIFIP UHOProdi Ilmu KomunikasiUHO
Comments (0)
Add Comment