DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat jumlah pengguna sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah Bumi Anoa itu mengalami peningkatan hingga total mencapai 280.446 pengguna per 30 April 2025.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Perwakilan BI Sulawesi Tenggara Thathit Suryono di Kendari, Selasa, mengatakan pada April 2024 pengguna QRIS di Sultra sebanyak 233.101 pengguna.
“Total pengguna QRIS di Provinsi Sultra terus tumbuh. Pada April 2025 ini juga mengalami peningkatan sejak periode Maret 2025 dengan total kenaikan sebesar 2.325 pengguna,” kata Thathit Suryono.
Ia menyampaikan bahwa secara tahunan, pengguna QRIS di Sulawesi Tenggara juga tumbuh sebesar 20,31 persen dibandingkan dengan data pengguna QRIS 2024 yang tercatat 233.101 pengguna.
Thathit Suryono juga menjelaskan untuk volume transaksi menggunakan metode pembayaran digital di Bumi Anoa periode April 2025 juga mengalami peningkatan.
“Sampai 30 April 2025 ini, tercatat jumlah transaksi yang menggunakan QRIS tahun 2025 sebanyak 6,87 juta kali transaksi,” sebutnya.
Thathit Suryono mengungkapkan secara tahunan jumlah tersebut juga mengalami peningkatan sebesar 149,84 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sebanyak 2.749.912 transaksi,” ungkapnya.
Sedangkan untuk merchant QRIS di wilayah Bumi Anoa sampai dengan 30 April 2025 terdapat sebanyak 203.718 merchant.
Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 38,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 147.536 merchant.
“Untuk April 2025 ini juga terdapat penambahan sekitar 14.912 merchant,” tambahnya.
Ia juga menambahkan capaian pengguna QRIS tersebut juga tidak lepas dari hasil kerja sama dan sinergi dari perbankan daerah, pemerintah daerah (pemda), dan pihak pihak terkait yang telah bersama-sama dalam mendorong inklusi keuangan di wilayah Bumi Anoa.
Selain itu fitur terbaru QRIS yaitu QRIS TAP memberikan kemudahan dan interoperabilitas kepada pengguna QRIS.
Dengan fitur QRIS TAP pengguna cukup dengan mendekatkan ponsel ke mesin pembaca (reader), transaksi dapat dilakukan secara otomatis.
Teknologi ini mempercepat transaksi, terutama di sektor transportasi dan layanan publik, serta mengurangi risiko kesalahan pemindaian.
Fitur QRIS TAP saat ini sudah disediakan oleh beberapa perbankan dan sedang proses perluasan implementasi ke seluruh daerah di Indonesia, termasuk Sulawesi Tenggara.
Ia pun berharap masyarakat di Provinsi Sultra untuk ikut menggunakan metode pembayaran digital, selain lebih memudahkan dalam transaksi, masyarakat juga tidak perlu lagi mencari uang pecahan kecil untuk pengembalian dari transaksi yang dilakukan.(ds/ono)