DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Dinas Pariwisata Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat Pantai Nambo dikunjungi sebanyak 7 ribu orang wisatawan dalam sepekan usai dilakukan revitalisasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kota Kendari Sasriati saat ditemui di Kendari, Jumat mengatakan bahwa pendapatan daerah dari hasil kunjungan wisatawan di Pantai Nambo berada di kisaran Rp15 sampai Rp20 juta dalam sepekan usai dilakukan penataan kembali.
Ia menyampaikan berdasarkan data yang dimiliki, dalam setiap pekan jumlah pengunjung terus meningkat.
“Kalau jumlah pengunjung data terakhir itu sampai 7 ribu orang di hari minggu,” kata Sasriati.
Dia mengungkapkan data tersebut berdasarkan dari hasil pembelian karcis retribusi di Pantai Nambo, akan tetapi jumlah itu bisa lebih banyak dikarenakan masyarakat di sekitar Nambo yang juga berlibur di pantai tersebut.
“Kalau persentase pendapatan sebelumnya hanya Rp2 juta atau Rp3 juta, kemarin di minggu terakhir Rp15 juta lebih atau sekitar 20 jutaan,” ungkap Sasriati.
Dia menjelaskan, dengan bertambahnya pengunjung dan penghasil daerah tersebut, maka presentasi pendapatan yang diperoleh Pemkot sekira 41 persen. Hal tersebut setelah Pemerintah Kota Kendari melakukan revitalisasi, utama perbaikan fasilitas yang ada di Pantai Nambo dengan tujuan kenyamanan pengunjung.
“Ada penataan, seperti peningkatan kebersihan, di kawasan pantai kami bersihkan, sehingga nyaman untuk anak-anak berenang atau bermain di Pantai Nambo,” jelasnya.
Selain perbaikan fasilitas, lanjutnya, Pemkot juga menggratiskan biaya atau sewa gazebo bagi pengunjung. Program itu sembari menunggu peraturan walikota terkait retribusi penyesuaian besaran tarif di pantai Nambo.
“Memang tarif gezabo yang berbeda-beda memang mempengaruhi jumlah pengunjung yang masuk, apalagi mengingat daya beli masyarakat juga, sehingga untuk sementara digratiskan,” ungkap Sasriati.(ds/ono)