Kantor Komunikasi Kepresidenan RI Kunjungi Puskesmas Wajo Baubau

Listen to this article
Kantor Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia (RI) dipimpin Deputi Bidang Materi Komunikasi Muhammad Isra Ramli (kanan) didampingi Wali kota Baubau Yusran Fahim (kiri) dan Wakil Wali kota Wa Ode Hamsinah Bolu (tengah) saat melakukan kunjungtan di Puskesmas Wajo, Baubau, Jumat. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, BAUBAU – Kantor Komunikasi Kepresidenan RI melakukan kunjungan ke unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Puskesmas Wajo, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara untuk melihat langsung beberapa fasilitas kesehatan yang dimiliki Puskesmas tersebut.

Kepala Puskesmas Wajo, Kota Baubau Arni Maruju saat di hubungi di Baubau, Jumat, mengatakan kunjungan tim dari Kepresidenan RI dipimpin Deputi Bidang Materi Komunikasi, Muhammad Isra Ramli didampingi Wali Kota Baubau Yusran Fahim dan Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu.

“Kunjungan ini untuk melihat langsung jenis-jenis layanan yang ada di Puskesmas Wajo, terutama Cek Kesehatan Gratis (CKG). Tadi juga kami bawa untuk meninjau ruangan-ruangan supaya dilihat kira-kira saran apa yang masih kurang, terutama di poli gigi, karena di sini lokus dokter penugasan khusus intensif dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) setiap tahun,” ujarnya.

Dia mengatakan sarana dan prasarana, seperti empat unit rumah dinas yang ada di sekitar puskesmas agar bisa dilakukan renovasi, sehingga bisa dimanfaatkan. Karena rumah dinas tersebut dalam kondisi rusak berat dan tidak digunakan lagi.

“Ini (rumah dinas) jadi pemandangan di sekitar puskesmas saja, dan kalau dilihat kawasannya cukup luas, sehingga bisa dimanfaatkan kembali oleh pemerintah. Bagaimana ke depannya, apakah ada pengembangan atau bagaimana itu semua kembali kepada pemerintah kota,” katanya.

Pihaknya berharap ada akomodasi untuk kendaraan ambulans, karena puskesmas itu merupakan puskesmas rawat inap yang banyak pasiennya, dan terbanyak rujukan dari 17 puskesmas yang ada di Kota Baubau.

“Rujukan pasien di sini frekuensinya sangat tinggi 1 kali 24 jam. Ambulans cuma satu dan kondisinya sudah mulai rusak ringan, sehingga harus ada penambahan,” harapnya.

Arni mengatakan bahwa Puskesmas Wajo membawahi tiga kelurahan, yakni Kelurahan Wajo, Lamangga dan Tanganapada dengan jumlah penduduk kurang lebih 19.800 jiwa. Untuk kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang mempercayakan di puskesmas itu sekitar 22 ribu peserta.

“Pasien yang sehari-hari kami layani rata-rata antara 130 sampai 150 orang. Kemudian, rawat inap per bulannya kurang lebih 100 pasien,” ujarnya.

Dari kunjungan tersebut, menurut dia, sebagai evaluasi untuk pengembangan ke depan setelah melihat jenis-jenis layanan dan lokasi-lokasi lainnya.

Kunjungan Kantor Komunikasi Kepresidenan di Kota Baubau diagendakan selama dua hari pada 13 dan 14 Juni 2025, dalam rangka pemantauan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di daerah itu.(ds/ono)

#sulawesitenggaraBaubauwajo
Comments (0)
Add Comment