Makanan Olahan Indonesia Catatkan Transaksi Rp18,4 Miliar di Brasil

Listen to this article
Salah satu peserta Anjungan Indonesia dalam pameran Internasional Associacao Paulista de Supermercados (APAS) Show 2025 di Brasil pada Mei 2025. (ds/ANTARA/HO-ITPC Sao Paulo)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sao Paulo menyebut produk olahan Indonesia berhasil mencatatkan total transaksi lebih dari Rp18,4 miliar dalam pameran internasional Associacao Paulista de Supermercados (APAS) Show 2025 di Brasil.

Kepala ITPC Sao Paulo Donny Tamtama mengatakan transaksi ini sebagian besar berasal dari sesi penjajakan kerja sama bisnis (business matching). Beberapa produk makanan yang diminati antara lain mi instan, wafer, dan biskuit.

“Kami perkirakan, potensi transaksi yang terjalin pada sesi kegiatan ini mencapai 1,12 juta dolar AS, setara dengan sekitar Rp18,4 miliar,” Donny melalui keterangan di Jakarta, Kamis.

Dalam pameran ini, ITPC Sao Paulo memfasilitasi 23 perusahaan importir dan distributor di Brasil untuk menjajaki kerja sama bisnis dengan perwakilan perusahaan Indonesia di lokasi pameran.

Menurut Donny, selama empat hari pameran, Anjungan Indonesia berhasil menarik perhatian lebih dari 1.000 pengunjung dengan produk makanan unggulan yang inovatif.

Tidak hanya itu, ITPC Sao Paulo juga memfasilitasi pertemuan bisnis di luar pameran antara peserta dan beberapa importir, serta pengusaha supermarket terkemuka di Sao Paulo, antara lain, Towa, Shibata, Marukai, dan Santa Luzia. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Indonesia yang berpotensi dikembangkan di pasar Brasil.

Sementara itu, Minister Counsellor Fungsi Ekonomi Kedutaan Besar RI di Brasillia Gopokson T. Situmorang menekankan, pameran ini berperan penting dalam peningkatan peluang pasar makanan olahan Indonesia di kawasan.

Dengan banyaknya pengunjung yang hadir, kegiatan tersebut menjadi wadah krusial bagi para eksportir makanan olahan tanah air untuk menjalin hubungan, berbagi inovasi, dan mengeksplorasi peluang bisnis baru dalam sektor ini.

“Dengan keikutsertaan perusahaan-perusahaan Indonesia dalam pameran ini, kami berharap pangsa produk pangan olahan Indonesia di pasar Brasil dapat meningkat secara signifikan,” imbuh Gopokson.

Pada periode Januari-April 2025, ekspor Indonesia ke Brasil tercatat sebesar 280 ribu dolar AS, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang hanya sebesar 49,3 ribu dolar AS.

Khusus makanan olahan, ekspor Indonesia ke Brasil pada 2024 mencapai 568,3 ribu dolar AS. Secara keseluruhan, tren ekspor makanan olahan ke Brasil periode 2020-2024 menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 10,48 persen.(ds/antara)

Jakarta
Comments (0)
Add Comment