DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, berhasil lolos dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025.
Program P2MW merupakan salah satu inisiatif strategis dari Kementerian Pendidikan tinggi, sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dan mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing global.
Ketua Tim, Selpiah Agustina, mengatakan bahwa awalnya tim melihat potensi lokal dan peluang yang belum banyak dimanfaatkan oleh anak Muda (khususnya gen Z sekarang), yaitu kerajinan dari tumbuhan paku hata atau ‘Nentu’ dalam Bahasa lokal masyarakat Muna.
“Nah, kami tidak ingin produk yang dihasilkan terkesan monoton atau sama seperti yang sebelumnya yang sudah ada jadi kami inovasi kan dengan limbah dan pengembangan desain. Nama Nentu Kone juga berasal dari kata Nentu dan Kone yaitu dialog khas masyarakat Muna dan Slogan kami juga yaitu Dari Muna Menuju Dunia,” ujarnya.
Dijelaskan bahwa setelah lolos tahap ini. Selanjutnya masuk tahap implementasi program sesuai rencana bisnis yang telah diajukan.
“Kami mulai produksi, pengembangan produk, serta promosi. Juga dalam waktu dekat ini kami akan ke Muna untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat,” jelas Selpiah Agustina.
Selpiah Agustina melanjutkan, bahwa capaian tim hari ini merupakan hasil support dari semua pihak mulai dari pembimbing hingga universitas.
“Support yang paling saya rasakan juga dari dosen pembimbing, sekretaris jurusan Antropolog selanjutnya support dari UPT dalam mengembangkan ide dan juga Universitas,” ucapnya.
Adapun nama-nama anggota tim, yakni Asni Nurtapa dari Teknik Sipil, Difa dari Ilmu Tanah, Ikra dari Ilmu Tanah dan Selpiah Agustina selaku Ketua Tim.
“Sesuai slogan kami Dari Muna Menuju Dunia. Kami berharap melalui program P2MW ini menjadi titik awal tumbuhnya semangat kewirausahaan mahasiswa, semangat mengembangkan potensi lokal, dan membawa nama Nentu Kone ke jenjang internasional,” Tutup Selpiah Agustina. (ds/adf)