DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Bunda Literasi Kota Kendari Shintya Putri Anawula Sudirman memberikan pelatihan daur ulang sampah kreatif di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 2 Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Bunda Literasi Kota Kendari Shintya Putri saat ditemui di Kendari, Senin, mengatakan bahwa kegiatan daur sampah ulang itu merupakan salah satu program yang mereka jalankan.
Ia menyampaikan jika literasi bukan hanya sekadar kemampuan membaca dan menulis, akan tetapi juga sebagai kecakapan hidup, termasuk dengan keterampilan mengelola, mencipta, dan memberikan nilai tambah dari hal-hal sederhana dari sampah yang dihasilkan sehari-hari.
“Literasi lingkungan dan literasi keterampilan ini menjadi sangat penting dalam mendorong kemandirian serta meningkatkan daya saing kelompok rentan, termasuk anak-anak kita penyandang disabilitas,” katanya.
Dia menyebutkan dalam pelatihan yang bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari itu memberikan pelatihan untuk menciptakan ruang-ruang inklusif, memberdayakan potensi yang sering kali tersembunyi dan memperkuat peran penyandang disabilitas dalam pembangunan berkelanjutan.
Shintya Putri mengungkapkan jika dengan pelatihan tersebut, diharapkan ke depan mereka bisa membuka ruang-ruang kreatif bagi para penyandang disabilitas di Kota Kendari.
“Melalui pelatihan daur ulang sampah kreatif ini, kita ingin membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujarnya.
Dia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan bisa menjadi awal dari lebih banyak program-program inklusi sosial yang memberdayakan, mendidik, dan memuliakan anak-anak disabilitas di Kota Kendari.
Kegiatan pelatihan daur ulang sampah kreatif tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemandirian dan kemampuan melalui kreativitas disabilitas di Kota Kendari.(ds/ono)