DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan sekitar 3.400 kamar hotel dan homestay untuk tamu peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah (PHD) serta Seleksi Tilawatil Quran dan Musabaqah Hadist (STQH) di Kendari.
Wakil Gubernur Sultra Hugua saat ditemui di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan 72 general manajer hotel dan pemilik resto yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Sultra.
“Kurang lebih 3.400 kamar sudah standby semua, mulai dari hotel bintang satu sampai bintang lima, termasuk homestay yang pelayanannya bagus,” kata Hugua.
Dia meminta kepada para pemilik restoran dan hotel agar menyediakan pelayanan yang bagus kepada para tamu di dua agenda nasional tersebut.
Menurutnya, dengan kesiapan serta pelayanan yang baik bisa menjadi tolak ukur Sultra menggelar acara kelas nasional, tetapi juga meningkatkan kunjungan pariwisata di Sultra.
Hugua menyampaikan beberapa kesiapan yang disepakati dengan PHRI menjelang acara nasional tersebut, yakni meminta para pemilik hotel agar tidak menaikkan harga sewa kamar. Jika ada kenaikan, tidak melebihi 30 persen.
“Dari kesiapan hotel kami tidak gila-gilaan menaikkan tarif, karena kita harus menghormati tamu,” ujarnya.
Selain itu, kenyamanan dan kebersihan kamar hotel serta homestay juga harus diutamakan, sehingga membuat tamu yang datang nyaman selama berada di Kendari.
“Kemudian, pelayanan yang ramah dari petugas hotel juga harus diutamakan untuk tamu, karena jangan sampai tamu kita kapok berkunjung ke sini nantinya,” katanya.
Hugua menyampaikan Pemprov juga meminta kepada pemilik restoran dan hotel nantinya menyiapkan makanan tradisional, seperti kambuse, sinonggi, lapa-lapa, dan berbagai macam lainnya agar makanan khas Sulawesi Tenggara lebih dikenal oleh para tamu dari daerah lain.
“Kami sepakat bahwa makanan tradisional akan kami naikkan menjadi identitas daerah ini,” sebut Hugua.
Di tempat yang sama, Kepala Biro Hukum Setda Sultra Syafril menyampaikan untuk Rakornas Produk Hukum Nasional dilaksanakan tanggal 26-27 Agustus 2025. Kegiatan itu dijadwalkan dihadiri dua menteri, dirjen dan direktur lembaga kementerian dari pusat.
Di tingkat provinsi juga dijadwalkan akan menghadirkan gubernur, wakil gubernur, sekda, kepala Biro Hukum, sekwan dari berbagai provinsi se-Indonesia.
“Jadi, kemungkinan tamu kita ada 2.000-3.000-an orang yang datang ke Sultra,” ucap Syafril.
Sedangkan untuk STQH tingkat nasional, Analis Kebijkan Ahli Madya Biro Kesra Sultra Nurhayati menambahkan ada 3.387 orang yang hingga kini terkonfirmasi hadir di Kendari.
Para tamu tersebut, yakni Presiden RI dan rombongan 100 orang, menteri/wakil menteri 10 orang, anggota DPR RI enam orang, DPD RI empat orang, duta besar 10 orang dan pejabat eselon satu kementerian 10 orang.
“Untuk tamu VVIP sebanyak 140 orang kami siapkan di Hotel Claro, Same Hotel, dan Swissbel Hotel,” kata Nurhayati.
Untuk VIP kafilah provinsi se-Indonesia dihadiri rombongan gubernur, ketua DPRD, Kepala Kanwil Kemenag, Ketua LPTQ dengan jumlah total 222 orang.
“Ada juga dari rombongan dewan hakim dan panitia pusat 150 orang, kafilah STQH se-Indonesia 2.775 orang dan panitia/petugas musabaqah 100 orang,” tambah Nurhayati.(ds/ono)