DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pengelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memperluas fasilitas rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan secara berkualitas.
“Kami berharap peningkatan fasilitas dan kualitas layanan ini akan semakin memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan di daerah sendiri,” kata Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Bahteramas Sultra dr Andi Edy Surahmat di Kendari, Jumat.
Salah satu wujud perluasan fasilitas rumah sakit itu, berupa pembangunan gedung baru untuk layanan radioterapia dan rehabilitasi.
Ia mengatakan RSUD Bahteramas memiliki beberapa layanan kesehatan unggulan, di antaranya kemoterapi, hemodialisa, endoscopy, broncoscopy, dan digestiv guna memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan komprehensif sehingga pasien dapat memperoleh pengobatan yang tepat dan efektif untuk kondisi kesehatan.
“Layanan ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang lebih serius,” ujarnya.
Selain itu, fasilitas dan peralatan medis untuk pasien dengan penyakit, seperti jantung, kanker, dan stroke, dapat dilakukan untuk penanganan pasien.
Bahkan, RSUD Bahteramas sudah memiliki dokter spesialis jantung, bedah onkologi, bedah saraf, dan layanan kemoterapi dan cathlab.
Pihaknya merencanakan penambahan layanan subspesialis, antara lain subspesialis hematologi onkologi, bedah onkologi, dan subspesialis bedah vaskular, serta penambahan layanan spesialis, yaitu spesialis jantung, paru, radiologi, urologi, dan dokter gigi spesialis penyakit mulut.
Hingga saat ini, katanya, jumlah tempat tidur yang tersedia di ruangan pasien BPJS Kesehatan untuk setiap kelas, tercatat 247 tempat tidur, antara lain kelas I 93 tempat tidur, kelas II (34), dan kelas III (120).
Total tenaga medis 809 orang, terdiri atas dokter spesialis, keperawatan, dan tenaga kesehatan lainnya. Jumlah dokter spesialis 55 orang, keperawatan 481 orang, dan tenaga Kesehatan lainnya 273 orang.
Selama Januari hingga Juli 2025, pihaknya mencatat telah melayani 63.405 pasien peserta BPJS Kesehatan dan 3.547 pasien umum.
Ia mengatakan jumlah tersebut menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat masih bergantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.
“Dari total pasien yang kami layani, lebih dari 94 persen merupakan peserta BPJS. Ini menandakan program jaminan kesehatan masih menjadi penopang utama akses layanan kesehatan masyarakat Sulawesi Tenggara,” katanya.
Selain layanan rawat jalan dan inap, RSUD Bahteramas juga melayani pasien melalui berbagai fasilitas unggulan, seperti poli spesialis, instalasi gawat darurat, serta layanan rujukan regional.
Meski jumlah pasien umum lebih sedikit, ujarnya, rumah sakit tetap berkomitmen memberikan pelayanan secara setara sesuai standar medis.
“Kami pastikan baik pasien BPJS maupun umum mendapat hak pelayanan yang sama tanpa dibeda-bedakan,” ujarnya.(ds/ono)