DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) atau Bandara Haluoleo menambah jumlah penerbangan kedatangan dan keberangkatan untuk mengantar para peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah (PHD) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Bandara Haluoleo Denny Aryanto saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa saat ini para peserta Rakornas PHD telah berdatangan, mulai dari gubernur, wali kota, bupati, ketua DPRD, hingga rombongannya.
“Untuk hari ini sudah pada datang para peserta Rakornas PHD dengan menggunakan beberapa maskapai, karena yang terpantau tadi ada dua gubernur, Gubernur Maluku dan Gubernur Maluku Utara, terus bupati dan wali kota dan ketua DPRD dan sebagainya banyak, tapi saya tidak terlalu detail karena ada panitianya dari Pemprov Sultra,” kata Denny Aryanto.
Dia menyebutkan jika untuk menyukseskan kedatangan para peserta, pihak Bandara Haluoleo berkoordinasi dengan panitia dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.
“Kami koordinasi terus dengan penjemputan itu cuman fasilitas kartu pas untuk akses keluar masuk bandara. Kalau teknis di lapangan itu ada koordinasinya dengan Komandan Lanud,” ujarnya.
Denny Aryanto mengungkapkan karena banyaknya peserta dari kepala daerah dan ketua DPRD se-Indonesia yang berkunjung ke Bumi Anak-anak melalui Bandara Haluoleo, Maskapai Garuda Indonesia mengajukan penambahan penerbangan dari Jakarta ke Bandara Haluoleo.
“Hari Senin kemarin itu teman-teman dari maskapai Garuda mengajukan extra flight untuk tanggal 26 dan 29 Agustus terkait dengan acaranya Rakornas PHD ini, khususnya pasti akan mengangkut peserta,” ungkap Denny Aryanto.
Ia menjelaskan jika penambahan penerbangan itu dilakukan dengan dua flight, yakni keberangkatan dan kedatangan.
“Dua-duanya kedatangan dan keberangkatan, mengenai manifestnya belum monitor, tapi untuk konfirmasi lanjutnya ada di pihak maskapai dan Pemprov,” tambah Denny Aryanto.
Diketahui, Rakornas PHD tahun 2025 akan dilaksanakan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara selama tiga hari, mulai tanggal 26-28 Agustus 2025.(ds/ono)