DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka menyebut patroli rutin gabungan TNI-Polri dapat memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat di Bumi Anoa, setelah situasi daerah yang kurang kondusif karena demonstrasi.
Gubernur Sultra di Kendari, Rabu malam, mengatakan bahwa beberapa masyarakat yang ditemui saat patroli mengaku terbantu dengan patroli rutin TNI dan Polri.
“Sempat kami temui beberapa warga yang menyampaikan terbantu dengan patroli ini, artinya kehadiran kita memberikan rasa aman bagi masyarakat,” kata Andi Sumangerukka.
Ia mengaku bersyukur demonstrasi di Sultra, khususnya Kota Kendari bisa berjalan aman saat massa menyampaikan aspirasi di DPRD pada Senin (1/9), berbeda dengan di daerah lain yang berujung anarkis, adanya pembakaran fasilitas umum hingga penjarahan rumah pejabat.
Andi Sumangerukka lantas meminta masyarakat bisa tetap menjaga situasi keamanan yang saat ini sudah kondusif.
“Situasi yang kondusif ini mari kita jaga sama-sama, karena dengan kondisi ini semua bisa beraktivitas, pedagang bisa berdagang dan masyarakat beraktivitas dengan aman,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada aparat dari Polda Sultra, Polresta Kendari, Korem 143 Haluoleo dan Kodim 1413 Kendari yang mulai rutin patroli pada malam hari.
Ia mengaku selama berkeliling patroli dengan Kapolda, dan Danrem 143 Haluoleo, ada pula masyarakat yang meminta agar pemerintah menyediakan kamera CCTV di beberapa lokasi dianggap rawan aksi kriminal salah satunya Jembatan Bahteramas.
Andi Sumangerukka menyampaikan pemerintah akan segera merespon keluhan warga tersebut agar mereka bisa beraktivitas dengan aman. Selain itu, adapula masyarakat yang mengeluhkan kurangnya tempat sampah padahal warga diminta menjaga kebersihan Kota Kendari.
“Ada pula warga yang ingin agar Kapolda bersama jajaran di Polres dan Polsek agar rutin menggelar patroli di daerah yang rawan,” ungkap Andi Sumangerukka.
Dalam patroli gabungan Pemda bersama TNI dan Polri ini, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka berkeliling menggunakan motor dengan Kapolda Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, Danrem 143 Haluoleo Brigjen TNI Wahyu Sugiarto, hingga Ketua DPRD La Ode Tariala.
Rute yang dilalui start dari Polda – menuju bundaran tank – Kelurahan Lapulu Kecamatan Abelu – menuju Jembatan Teluk Kendari-Kendari Beach dan finish di MTQ Kendari sekitar pukul 22.07 Wita.
Dalam patroli ini diikuti sebanyak 250 personel, ditambah motor 72 unit dan mobil 17 unit.(ds/ono)