UTBK UHO Kendari 2025 Masuk Kategori Terbaik Nasional

Listen to this article
Suasana pelaksanaan UTBK UHO tahun 2025.(Humas-UHO)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (UTBK-SNPMB) tahun 2025.

Berdasarkan paparan Panitia SNPMB Nasional dalam forum evaluasi di Yogyakarta pada 20 September 2025 lalu, Pusat UTBK UHO berhasil menunjukkan kinerja yang solid, baik dari sisi layanan kepada peserta maupun efektivitas petugas di lapangan.

Koordinator Monev UTBK 2025, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, SP., MP., mengatakan,  Indeks Kepuasan Peserta (IKP) menjadi salah satu indikator utama yang menilai kualitas pelayanan.

Peserta UTBK di UHO memberikan skor rata-rata yang tinggi, dengan nilai indeks mencapai 88,778. Hasil ini menempatkan UHO pada posisi ke-14 dalam kategori Pusat UTBK Terbaik 1 (Q3–Nilai Maksimum), sejajar dengan sejumlah perguruan tinggi besar lainnya di Indonesia.

“Menariknya, UHO juga masuk kembali dalam kategori Pusat UTBK Terbaik 2 dengan nilai 88,900. Hal ini menandakan konsistensi kualitas layanan dan kinerja petugas yang terus dijaga dari tahun ke tahun, sekaligus menegaskan daya saing UHO di tingkat nasional,” ujarnya.

Selain itu, dari aspek Indeks Kinerja Petugas (IKPT), UHO juga mencatatkan hasil yang menggembirakan. Kinerja pengawas, teknisi IT, serta penanggung jawab lokasi (PJL) memperoleh skor yang relatif stabil, dengan tingkat kehadiran, kedisiplinan, dan keterlibatan yang hampir menyentuh angka maksimal.

“Tingkat koordinasi antar petugas juga dinilai sangat baik, sehingga jalannya ujian berlangsung lancar dan minim kendala teknis,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, khusus untuk teknisi IT, hasil survei menunjukkan bahwa lebih dari 98 persen teknisi di UHO hadir tepat waktu, melaksanakan pengecekan perangkat sebelum ujian, serta menjaga stabilitas jaringan selama pelaksanaan.

Tingkat profesionalitas ini menjadi salah satu faktor penting yang membuat kepuasan peserta tetap tinggi, karena kelancaran sistem ujian berbasis komputer sangat bergantung pada kesiapan teknis.

“Dari sisi pengawas dan penanggung jawab ruang, Pusat UTBK UHO juga berhasil menjaga standar pengawasan dengan sangat baik. Hampir seluruh pengawas mengikuti pengarahan, memfasilitasi peserta dengan tertib, serta menjalankan prosedur sesuai dengan panduan nasional. Bahkan, tingkat kepatuhan terhadap mekanisme pengawasan seperti pengecekan identitas, pengumpulan kertas buram, hingga pengiriman berita acara tercatat hampir mencapai 100 persen,” jelas Prof.  Santiaji.

Prof. Santiaji menyebut, bahwa kinerja PJL (Penanggung Jawab Lokasi) turut mendapat apresiasi karena mampu menjaga koordinasi, memastikan kelancaran distribusi dokumen ujian, serta menjaga kenyamanan ruangan.

Meski ada catatan kecil terkait perlunya peningkatan peran petugas keamanan dalam pemeriksaan peserta, secara keseluruhan PJL di UHO dipandang profesional dalam mengawal pelaksanaan ujian.

“Hasil evaluasi nasional juga menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara kinerja pengawas, teknisi, dan PJL dengan kepuasan peserta. Misalnya, korelasi antara kinerja pengawas dan PJL terhadap kepuasan peserta mencapai angka 0,376, sementara kinerja teknisi yang handal juga berkontribusi terhadap kepuasan peserta dengan korelasi 0,111. Data ini membuktikan bahwa soliditas tim UTBK UHO berpengaruh nyata terhadap keberhasilan layanan,” terangnya.

Namun demikian, lanjut Prof. Santiaji, evaluasi juga menemukan beberapa hal yang perlu diperhatikan ke depan. Salah satunya adalah keluhan dari sebagian peserta mengenai suhu ruangan yang dianggap terlalu dingin.

Walau tidak mempengaruhi jalannya ujian secara signifikan, masukan ini menjadi catatan penting bagi penyelenggara agar kenyamanan peserta lebih terjamin pada periode berikutnya.

“Secara keseluruhan, kinerja Pusat UTBK UHO tahun 2025 dinilai sangat baik. Dengan capaian indeks yang kompetitif, koordinasi tim yang solid, serta pelayanan yang memuaskan peserta, UHO berhasil membuktikan komitmennya sebagai salah satu pusat pelaksanaan UTBK terbaik di Indonesia. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu layanan dan memperkuat peran UHO dalam mendukung seleksi nasional berbasis komputer di masa mendatang,” beber Guru Besar di Fakultas Pertanian UHO itu.

Wakil Rektor Bidang Akademik UHO itu, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata dari kesiapan UHO dalam menyelenggarakan UTBK-SNPMB secara profesional, transparan, dan akuntabel. Menurut beliau, tingkat kepatuhan dan konsistensi seluruh unsur pelaksana, mulai dari peserta, teknisi IT, pengawas, penanggung jawab lokasi, hingga tim monev pusat, menunjukkan bahwa standar operasional prosedur yang ditetapkan panitia nasional dapat dijalankan dengan baik di lapangan.

“Keberhasilan ini melampaui aspek teknis semata, seperti kesiapan perangkat komputer, jaringan, dan sistem aplikasi. Faktor penting lain yang turut menentukan adalah koordinasi yang solid antar unit kerja di lingkungan UHO,” ungkapnya.

Kedisiplinan teknisi, ketelitian pengawas ruang, ketegasan penanggung jawab lokasi, serta ketepatan laporan petugas monev menjadi elemen utama yang menjamin kelancaran UTBK tahun 2025,” sambung Prof. Santiaji.

Prof. Santiaji memberikan apresiasi kepada sivitas akademika yang telah bekerja keras, termasuk dukungan penuh dari pimpinan universitas dan sinergi dengan panitia nasional SNPMB.

“Keberhasilan pelaksanaan UTBK-SNPMB 2025 di UHO lebih luas lagi dapat dimaknai sebagai bentuk kontribusi nyata UHO dalam mendukung proses seleksi mahasiswa baru secara nasional yang berkeadilan dan berkualitas,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pentingnya menjadikan hasil Monev ini sebagai bahan refleksi untuk peningkatan di tahun-tahun berikutnya.

UHO berkomitmen untuk terus memperkuat budaya mutu, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperbaiki aspek teknis maupun manajerial agar pelaksanaan UTBK semakin sempurna dari waktu ke waktu.

“Dengan demikian, UHO dapat terus menjaga reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang dipercaya untuk menyelenggarakan seleksi masuk perguruan tinggi berskala nasional,” Tutup Prof. Santiaji.(ds/adf)

 

 

 

#kendariUHOUTBK UHO
Comments (0)
Add Comment