DINAMIKA SULTRA.COM, KONAWE SELATAN- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Halu Oleo (UHO) di Desa Boro-Boro R, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, menggelar kegiatan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan anak dari penyakit cacingan.
Mengusung tema “Cacingan Hilang, Nutrisi Anak Terserap Maksimal,” kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya infeksi cacing yang dapat menghambat tumbuh kembang optimal anak.
Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Samaturu pada Rabu, 17 September 2025, sebagai bagian dari program kerja Tim Mahasiswa KKN. Para mahasiswa yang berasal dari berbagai Fakultas di Universitas Halu Oleo memberikan penyuluhan mendalam kepada warga dan kader Posyandu.
Edukasi Komprehensif dan Pelayanan Posyandu
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN Tematik menjelaskan secara rinci kepada warga mengenai penyebab infeksi cacing serta dampaknya terhadap penyerapan nutrisi, serta langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan yang efektif.
Selain edukasi, mahasiswa juga turut aktif dalam pelayanan rutin Posyandu, membantu kader dalam pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengukuran tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan anak. Sebagai bentuk dukungan nyata, tim KKN juga membagikan obat cacing gratis kepada masyarakat yang hadir.
Program ini tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi terintegrasi dengan upaya yang lebih luas, yakni penguatan kelembagaan desa dan modal sosial masyarakat berbasis kearifan lokal. Dengan masyarakat yang sehat dan modal sosial yang kuat, diharapkan pengelolaan sumber daya alam dan objek wisata di Desa Boro-Boro R dapat berjalan secara berkelanjutan.
Apresiasi Dosen Pembimbing dan Kader Posyandu
Salah satu dosen pembimbing lapangan (DPL) KKN Tematik UHO di Desa Boro-Boro R., Dr. La Ode Topo Jers, S.Pd,. M.Si, menjelaskan pelaksanaan program ini merupakan implementasi efektif dari pendekatan interdisipliner dalam penguatan modal sosial dan kelembagaan desa.
Edukasi berbasis kearifan lokal ini diharapkan dapat memberi dampak yang nyata dalam penuntasan masalah infeksi cacing yang berakibat pada perkembangan anak-anak di Desa Boro-Boro R.,” ujar dosen Fakultas Ilmu Budaya tersebut.
Sementara itu salah satu kader Posyandu Boro-Boro R, menyampaikan apresiasi positif terhadap kegiatan mahasiswa KKN Tematik UHO yang langsung masuk menyasar kebutuhan warga dibidang kesehatan.
Menurutnya, program sosialisasi kesehatan mahasiswa KKN Tematik ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat yang ada di Desanya.
“Pendekatan langsung kepada masyarakat sangat memudahkan penyampaian pesan kesehatan. Dukungan mahasiswa dalam pemeriksaan dan distribusi obat cacing bagi anak ini sangat memperkuat tugas kami dalam membangun jaringan sosial desa,” kata salah satu Kader Posyandu.
Melalui sinergi antara mahasiswa, masyarakat, kader, dan pemerintah desa ini, diharapkan tercipta basis yang kuat sebagai inisiasi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Boro-Boro R.(ds/tim)