DINAMIKA SULTRA.COM, BANDA ACEH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mengevakuasi 14 pekerja yang dilaporkan terjebak akibat Sungai Lhok Gaca Leupung di Gampong Lamsenia, Kecamatan Leupung meluap pada Senin (20/10) dini hari.
“Kami mendapat informasi dari pemilik tempat para pekerja bahwa 14 orang terjebak di bedeng tempat mereka bekerja,” kata Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil di Lambaro, Senin.
Ia menjelaskan para pekerja bangunan yang bekerja di lokasi yang berada tidak jauh dari tanggul sungai itu panik menyusul meluapnya Sungai Lhok Gaca Leupung akibat tingginya intensitas hujan di wilayah itu.
Debit air di wilayah tersebut mulai pukul 22.15 WIB semakin tinggi dan arus sungai juga semakin deras sehingga para pekerja menghubungi pemilik bangunan untuk minta bantuan.
Ia mengatakan pemilik bangunan langsung berkoordinasi dan menghubungi BPBD, Polsek, dan Koramil setempat untuk mendapatkan bantuan evakuasi para pekerja.
Petugas Pusdalops dan Damkar BPBD Aceh Besar yang ikut dibantu TNI/Polri langsung menyiapkan personel dan peralatan evakuasi untuk menuju ke lokasi kejadian.
Setiba di lokasi petugas terlebih dahulu melakukan pengamatan dan mengatur rencana operasi untuk proses evakuasi.
Proses evakuasi awal sangat dramatis, mengingat arus sungai yang harus dilewati dan jarak yang ditempuh mencapai sejauh 300 meter.
Untuk tahap pertama pekerja yang berhasil dievakuasi sebanyak enam orang dan selanjutnya petugas harus kembali menyusuri arus sungai untuk mengevakuasi delapan pekerja yang tersisa.
“Alhamdulillah pada pukul 03.05 WIB seluruh pekerja berhasil di evakuasi dengan selamat dan saat ini seluruh pekerja telah ditampung di balee Masjid Leupung,” katanya.
BPBD Aceh Besar juga membuka layanan darurat yang bisa dihubungi masyarakat jika terjadi peristiwa yang membahayakan.
“Kami minta masyarakat segera melaporkan jika ada kejadian berbahaya ke nomor Emergency Call 0811 6713 113,” katanya.(ds/Antara)