DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat integrasi program lintas sektor di tingkat desa dan kelurahan lewat Orientasi Pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas (KB).
Kepala Perwakilan BKKBN Sultra Asmar saat ditemui di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa Kampung KB saat ini telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di wilayah se-Sultra, sejak pertama kali dibentuk pada tahun 2016 di Desa Tamesandi, Kabupaten Konawe.
“Keberadaan Kampung Keluarga Berkualitas menjadi wadah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui sinergi lintas sektor,” kata Asmar.
Ia menyebutkan bahwa Kampung KB menjadi lokasi utama implementasi dan penguatan program unggulan dan prioritas BKKBN yang disebut Quick Win. Program Quick Win berfungsi sebagai langkah percepatan strategis untuk mencapai tujuan pembangunan keluarga berkualitas.
“Program Quick Win tersebut diimplementasikan di dalam wilayah Kampung KB untuk mengatasi permasalahan spesifik yang dihadapi keluarga, seperti stunting (melalui GENTING), kurangnya peran ayah (melalui GATI), atau kebutuhan pengasuhan anak (melalui TAMASYA),” ujarnya.
Melalui orientasi ini, diharapkan pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas di seluruh daerah dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan orientasi ini diharapkan pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas di seluruh daerah dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk mewujudkan Generasi Emas 2045,” sebut Asmar.
Orientasi ini diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah yang membidangi Pengendalian Penduduk dari kabupaten/kota se-Sultra, jajaran BKKBN Sultra, serta menghadirkan narasumber dari Bappeda dan BPMD Provinsi Sultra.
Diketahui, kegiatan orientasi ini diikuti oleh OPD-KB yang membidangi Pengendalian Penduduk dari kabupaten/kota se-Sultra, jajaran BKKBN Sultra, serta menghadirkan narasumber dari Bappeda dan BPMD Provinsi Sultra.(ds/ono)