DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Momen wisuda di Universitas Haluoleo (UHO) yang digelar selama empat hari, dimulai dari tanggal 4 dan 5 November, serta 11 dan 12 November 2025. Momen ini bukan hanya menjadi perayaan bagi para wisudawan, tetapi juga menjadi kesempatan emas bagi para fotografer lokal untuk menyalurkan kreativitas sekaligus meraih rezeki tambahan.
Salah satu fotografer yang turut meramaikan suasana di lokasi wisuda adalah Tamrin, anggota komunitas Kumpul Kreatif. Ia menuturkan bahwa momen wisuda menjadi waktu yang sangat dinantikan oleh para pelaku jasa fotografi di Kendari.
“Kegiatan wisuda empat hari ini sangat positif untuk kami. Hari yang lebih banyak berarti lebih banyak sesi foto yang bisa ditangani, dan penumpukan klien di satu hari bisa diminimalkan. Jadi, kualitas layanan tetap terjaga,” ujar Tamrin
Meski banyak fotografer yang hadir di lokasi, Tamrin mengungkapkan bahwa tidak ada kerja sama resmi antara fotografer dan penyelenggara wisuda. Para fotografer hadir secara mandiri, menawarkan jasa kepada wisudawan dan keluarganya.
“Kami datang sendiri, tidak ada kerja sama dengan pihak kampus. Tapi suasananya tetap kondusif dan saling menghargai antara fotografer dan panitia,” jelasnya.
Sebagai bagian dari komunitas Kumpul Kreatif, Tamrin dan rekan-rekannya mengedepankan sistem pelayanan yang sederhana namun profesional.
“Sistemnya simpel, fokus pada kepuasan pelanggan. Setiap wisudawan yang mau difoto sudah kami beri moodboard gaya foto. Foto mentah akan kami unggah ke galeri online dalam waktu sehari. Pelanggan bisa pilih sendiri foto mana yang disuka. Setelah itu baru kami edit. Jadi, mereka hanya bayar foto yang benar-benar disukai,” terangnya.
Untuk satu sesi pemotretan, Tamrin mematok harga Rp300.000 dengan durasi satu jam dan hasil 30 foto editan, sementara proses pengeditan memakan waktu sekitar satu hari.
Lokasi yang paling diminati oleh para wisudawan, menurut Tamrin, adalah area Gedung Rektorat UHO, yang menjadi ikon utama kampus dengan latar arsitektur megah dan suasana akademik yang kuat.
Dalam sehari momen wisuda, Tamrin mengaku bisa meraup penghasilan kotor sekitar Rp 600 ribu, tergantung jumlah klien yang menggunakan jasanya.
“Lumayanlah, cukup untuk menambah penghasilan dan sekaligus menyalurkan hobi,” katanya
Bagi Tamrin dan komunitas fotografer lainnya, momen wisuda bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang mengabadikan kebahagiaan dan pencapaian seseorang di hari yang penuh makna. (ds/fdl/ono)