DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, khususnya dari Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, sangat antusias mengikuti kuliah umum bertajuk “Peran Pers dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Melawan Korupsi” yang dibawahkan oleh Dr. Umar Marhum, A.Md, S.TP.,S.H.,M.H seorang praktisi media, yang juga seorang dosen pada Fakultas Hukum Univesitas Lakidende Konawe.
Dr. Umar Marhum diundang sebagai dosen tamu, membawakan mata kuliah umum dengan tema Peran Pers dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Melawan Korupsi dalam kapasitasnya sebagai Ketua Bidang Advokasi Pembelaan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara dan juga sebagai Ketua Forum Pemimpin Redaksi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara.
Kuliah umum yang dilaksanakan di ruangan Rapat Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Lantai 2 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Rabu (12/11/2025) dibuka secara resmi Wakil Dekan II FUAD Aliwar S.Ag, M.Pd.
Dalam sambutannya Aliwar menyampaikan terimakasih atas kesedian Dr. Umar Marhum selaku Praktisi Media Pers untuk memberikan pencerahan kepada mahasiswa terkait dengan peran Pers khususnya dalam melawan korupsi.
“Karena ini adalah momen yang langkah maka saya harapkan kepada mahasiswa untuk mengikuti materi dengan baik dan banyak menggali ilmu dari pemateri,” jelas Aliwar.
Kuliah umum dengan durasi kurang lebih 2 jam lamanya itu berlangsung khimad, pemaparan yang disampaikan pemateri, dengan gaya komunikasi bahasa yang mudah dipahami dan disandingkan dengan berbagai contoh kasus kekinian tentang apa yang dilakukan pers/wartawan dalam perannya melawan korupsi, membuat peseta tanpak sangat antusias dalam mencermati materi-demi materi dari awal hingga berakhirnya kegiatan. Suasana diskusipun berlangsung secara interaktif.
Ketua Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) IAIN Kendari, Yusrifah Halid, S.KOM.,M.I.KOM menjelaskan kegiatan kuliah umum tersebut sebagai bagian dari penguatan wawasan mahasiswa mengenai peran media pers dan jurnalisme dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel bebas dari korupsi.
“Saya berharap kedepan tidak hanya sebatas kuliah umum tetapi nanti kita bisa berkolaborasi yang lebih dalam lagi, dalam bentuk penelitian dan kegiatan-kegiatan lainnya, ” ujarnya.
Kuliah umum ini menjadi bukti nyata komitmen IAIN Kendari , khususnya Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, dalam menyiapkan generasi muda yang berintegritas, kritis, dan berperan aktif dalam memperjuangkan pembangunan yang bersih dari korupsi
Wakil Dekan II Aliwar S.Ag, M.Pd. yang juga dosen pengampu mata kuliah Pendidikan, anti korupsi anti narkoba dan deradikalisasi tetap setia mendampingi pemateri dari awal hingga akhir.
Kepada Media Dinamika Sultra. Com, salah satu peserta, Doni Candra, mengaku melalui kuliah umum ini dirinya mendapat banyak wawasan baru.
“Kuliah umum ini membuka mata kami tentang bagaimana peran pers dalam pembangunan melawan praktek korupsi. Ternyata peran wartawan dalam mengawal pembangunan sangat besar. Hingga kemdian Pers disebut sebagai pilar keempat demokrasi di negeri ini. Melalui kerja-kerja pers atau wartawan dapat mengungkap praktek kebijakan pemerintah dalam pembangunan yang mengatasnakan rakyat tetapi outpunya sesungguhnya tidak pro rakyat, tetapi untuk mendukung kepentingan pribadi para kalangan elit tertentu,” ujarnya.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama. Para mahasiswa tampak antusias dan berharap kegiatan serupa terus dilakukan dengan tema-tema aktual yang relevan dengan dunia jurnalistik. (ds/lisan/ono)