DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan peran pendidikan dan literasi digital sebagai kunci dalam membangun kembali kepercayaan sosial di era digital.
Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikdasmen Laksmi Dewi menyampaikan pihaknya pada tahun 2025 telah menempatkan berbagai program guna memanfaatkan teknologi secara bijak, sekaligus membangun karakter generasi muda di tengah kemajuan teknologi digital masa kini.
“Dalam proses pendidikan, teknologi ini sangat penting digunakan karena menjadi alat bantu untuk mendukung keberhasilan proses pembelajaran, baik bagi guru maupun murid,” katanya di Jakarta pada Jumat.
Namun demikian, Laksmi menegaskan literasi digital menjadi fondasi penting dalam penggunaan teknologi, termasuk dalam proses pembelajaran.
“Literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, mengkreasikan, dan mengomunikasikan informasi. Ini menjadi salah satu poin penting untuk menumbuhkan kepercayaan sosial dengan informasi-informasi yang disampaikan,” imbuhnya.
Sebagai langkah nyata, ia mengatakan Kemendikdasmen telah menerapkan dua mata pelajaran yang berfokus pada teknologi, yaitu informatika serta coding dan kecerdasan buatan (AI).
Mata pelajaran informatika ini, lanjut dia, wajib diikuti siswa dari kelas 7 hingga 12, sementara coding dan AI mulai diajarkan sebagai mata pelajaran pilihan sejak kelas 5 SD.
Laksmi menambahkan program itu menjadi bagian dari inisiatif agar setiap anak memiliki pemahaman dan etika dalam penggunaan teknologi digital.
Di samping itu, pihaknya juga sudah menyiapkan berbagai panduan terkait penerapan kemampuan literasi digital, di antaranya panduan mata pelajaran informatika, coding dan AI, serta pemanfaatan AI bagi guru dan murid.
“Semoga panduan-panduan ini bisa membantu para murid dan guru menggunakan teknologi, khususnya kecerdasan buatan ini untuk kepentingan pembelajaran,” katanya.
Ia meyakini sinergi antara teknologi, etika, dan nilai kemanusiaan menjadi kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, aman, dan saling percaya di era digital.(ds/antara)