Sultra Anggarkan Rp1,1 Miliar Bangun Lapak di MTQ Kendari

Listen to this article
Atap kanopi yang disediakan untuk pengerjaan 100 lapak UMKM di sekitar kawasan MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang menganggarkan sebesar Rp1,1 miliar untuk membangun lapak Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di kawasan bekas pelaksanaan MTQ Kendari.

 

Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tenggara Martin Effendi Patulak saat ditemui di Kendari, Selasa, mengatakan lapak UMKM yang disediakan berbentuk semi permanen.

 

Untuk tahap pertama pembangunannya, menurut dia, berupa pendirian titik tempat bangunan dan pemasangan atap kanopi lapak di lokasi yang ditentukan.

 

“Saat ini tahap pengerjaan sudah dimulai dengan progres pengerjaannya 50 persen untuk 100 lapak tersebut,” kata Martin.

 

Pengerjaan lapak tersebut diproyeksikan selesai di Desember 2025 ataupun Januari 2026, lanjutnya.

 

“Anggaran pengerjaan 100 lapak ini sebesar Rp1,1 miliar,” ujar dia.

 

Martin mengatakan bentuk lapak yang dibuat semi permanen agar para pedagang UMKM nanti hanya berdagang di lokasi itu, bukan menjadi tempat tinggal.

 

Pemprov Sultra, menurut dia, masih akan mengkaji terkait pengelolaan sampah, listrik, hingga distribusi air bersih untuk 100 lapak tersebut.

 

Sedangkan untuk pengelolaan sampah dan listrik, kata Martin, menjadi penting karena lokasi tersebut nanti akan menghasilkan sampah dari pengunjung atau pedagang itu sendiri.

 

“Kemudian manajemen listriknya juga akan kami atur karena tidak mungkin satu lapak satu meteran listrik. Apakah modelnya nanti satu meteran untuk beberapa lapak dengan menggunakan MCB (miniature circuite breaker) agar bisa dibatasi,” katanya, menjelaskan.

 

Awalnya 100 lapak tersebut akan dibangun di kawasan Kantor Gubernur Sultra. Namun, ia mengatakan pengerjaan dipindahkan ke MTQ karena melihat animo pengunjung dan aktivitas masyarakat Kendari lebih banyak di area pusat kota.

 

Selain itu, sesuai instruksi Gubernur Sultra Andi Sumangerukka pembangunan 100 lapak di MTQ agar aktivitas kuliner terpusat di satu titik lokasi, yakni MTQ Kendari.

 

“Karena memang di MTQ lebih rame, dan supaya lebih tertib aktivitas UMKM dan pedagang disana,” ujar dia.

 

Selain itu, lanjutnya, pembangunan 100 lapak ini juga melihat banyak pedagang yang untung dan aktivitas ekonomi yang lebih baik saat pelaksanaan STQH tingkat nasional kemarin.

 

“Ini salah satu program bapak gubernur untuk menghidupkan peluang usaha bagi masyarakat di bidang UMKM,” katanya.

 

Terkait pengelolaan UMKM dan pembagian lapak pedagang, Martin mengatakan hal tersebut diserahkan ke Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara. Tetapi dirinya berharap 100 lapak yang tersedia benar-benar diberikan kepada para pedagang UMKM bukan pengusaha kuliner.

 

“Jangan sampai nanti yang masuk bukan pedagang UMKM tapi pemilik yang punya modal, padahal kami ingin lapak ini diberikan ke masyarakat yang mengandalkan hidupnya di UMKM,” katanya, menambahkan.(ds/ono)

#kendari#sulawesitenggaraEks MTQ Kendari
Comments (0)
Add Comment