Tim SAR Cari Seorang Pria Hilang Saat Berkebun di Buton

Listen to this article
Tim Penyelamat Pos SAR Baubau saat melaksanakan apel pencarian korban yang hilang saat berkebun di Buton, Sulawesi Tenggara (10/12/2025). (ds/HO-Basarnas Kendari)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, BUTON – Basarnas Kendari mengerahkan Tim SAR untuk mencari seorang pria yang hilang saat berkebun di Desa Walompo, Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

 

Kepala Basarnas Kendari Amiruddin saat dihubungi di Kendari, Rabu, mengatakan pencarian itu bermula saat pihaknya menerima laporan dari personel Polsek Sampoabalo yang melaporkan telah terjadi kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang hilang di kebun Desa Walompo pada pukul 06.05 Wita.

 

“Kami mendapatkan laporan La Lili (korban), warga Dusun Walompo I, Desa Walompo, hilang di kebun,” kata Amiruddin.

 

Berdasarkan laporan tersebut pihaknya kemudian menurunkan Tim Penyelamat Pos SAR Baubau menuju ke lokasi yang diinformasikan untuk memberikan bantuan SAR pada pukul 06.20 Wita.

 

“Jarak tempuh lokasi itu dengan Pos SAR Baubau sekitar 67 kilometer,” ujarnya.

 

Amiruddin mengungkapkan dalam pencarian korban itu terdapat beberapa unsur yang terlibat, antara lain Staf Ops Basarnas Kendari, Pos SAR Baubau, Polsek Sampoabalo, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.

 

“Dengan alat utama yang digunakan, yaitu mobil penyelamat, peralatan SAR medis, peralatan SAR evakuasi, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya,” ungkap Amiruddin.

 

Ia juga menjelaskan kronologi hilangnya korban berawal pada 8 Desember 2025 sekitar pukul 11.00 Wita saat korban bersama kakaknya bernama Wantina pergi ke kebun.

 

Saat tiba di kebun korban dan kakaknya itu berpisah hingga pukul 17.40 Wita. Pada saat akan kembali, kakak korban tidak menemukan adiknya.

 

“Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar. Namun hingga informasi ini diterima korban belum juga ditemukan,” tambah Amiruddin.(ds/ono)

#sulawesitenggaraButonNasarnas KendariSAR Baubau
Comments (0)
Add Comment