Kemenkop Himpun Bantuan Rp1,65 Miliar untuk Korban Banjir Sumatera

Listen to this article
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kedua kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan yang dihimpun oleh Kementerian Koperasi bersama Gerakan Koperasi Peduli Bencana kepada perwakilan daerah yang terdampak bencana di Jakarta, Selasa (16/12/2025). (ds/ANTARA/Shofi Ayudiana)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Kementerian Koperasi bersama Gerakan Koperasi Peduli Bencana menghimpun bantuan solidaritas bagi korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dengan dana yang telah terkumpul pada tahap pertama mencapai sekitar Rp1,65 miliar.

Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi mengatakan, dana tersebut difokuskan pada kebutuhan mendesak, terutama alat penyediaan air bersih dan fasilitas sanitasi.

“Kami menyiapkan toilet mobile yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat terdampak bencana, serta penyulingan air bersih,” kata Zabadi dalam penyerahan bantuan peduli bencana Sumatera di Jakarta, Selasa.

 

Selain itu, bantuan juga mencakup popok bayi, pembalut wanita, perlengkapan kebersihan, mainan anak-anak, kain kafan, dan baju batik.

 

Zabadi mengatakan, penggalangan dana Gerakan Koperasi Peduli Bencana akan terus dilakukan dan pemanfaatan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

 

“Gerakan ini menjadi wujud solidaritas koperasi, bukan hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga memiliki peran sosial. Insya Allah dukungan akan terus digulirkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar dia.

 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, Kemenkop juga berkomunikasi dengan Asisten Teritorial (Aster) Angkatan Udara untuk memperkuat dukungan di daerah terdampak, khususnya Kabupaten Bener Meriah di Aceh, serta kemungkinan di kabupaten lain di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

 

Ferry menuturkan, di Kabupaten Bener Meriah, terdapat sekitar 200 ton kopi milik koperasi lokal yang kesulitan didistribusikan akibat terputusnya jalur transportasi.

 

Ia mengatakan, Kemenkop telah mengirim surat kepada Panglima TNI agar pesawat Angkatan Udara dapat dimanfaatkan mengangkut kopi tersebut sehingga bisa ditampung dan dijual, sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat setempat.(ds/antara)

JakartaKemenkop
Comments (0)
Add Comment