DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI- Sebagai ungkapan terimakasih tak terhingga kepada pihak Korem 143/ HO atas dukungannya terhadap suksesnya kegiatan pelaksanaan Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) Gabungan Resimen Mahasiswa Halu Oleo Sulawesi Tenggara (Sultra), yang dilaksanakan di Satuan Batalyon Infanteri 725 Woroagi pada bulan Desember 2025 lalu.
Dengan jumlah personil sebanyak 30 orang berasal dari tiga perwakilan kampus, masing-masing Universitas 19 November Kolaka, IAIN Kendari dan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.
Setelah berakhirnya kegiatan Diksar Satuan Komando Resimen (SKOMEN) Mahasiswa Haluo Oleo Sultra kembali melakukan kunjungan di Satuan Yonif 725 Woroagi satuan pemilik lambang lebah itu, untuk lebih meningkatkan hubungan silaturahmi atar satuan dan lembaga.
Kunjungan dipimpin langsung Komandan Resimen Mahasiswa Halu Oleo Sultra Dr. UmarMarhum, A.Md.,S.TP.,S.H.,M.H pada (7/01/2026).
Kepada awak media Dr. Umar Marhum menjelaskan, kunjungan yang dirangkaikan dengan penyerahan cendera mata tersebut , sebagai bentuk ungkapan terimakasih tak terhingga atas dukungan unsur pimpinan dari Satuan 725 Woroagi dan dedikasi para pelatih yang tak kenal lelah sehingga pelaksanaan Diksar berjalan baik sesuai rencana dengan hasil yang sangat memuaskan, dalam hal pengenalan senjata organik dalam predikat Resimen sebagai komponen cadangan TNI.
“Melalui cendera mata yang kami bawah ini diharapkan akan selalu menjadi kenangan bagi personil satuan Yonif 725 Woroagi atas karyanya dalam melahirkan Komponen Cadangan TNI yang tangguh dalam bela negara. Sehingga siapapun pucuk pimpinan tetap mengenang Resimen, Jabatan Danyon boleh berganti tetapi Resimen selalu ada di Mako Satuan Yonif 725 Woroagi,” ujar Umar Marhum.
Lanjut Umar, atas nama Pribadi Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, S.I.P.,M.Han dan atas nama jabatnnya selaku Komadan Korem 143 H/O, demikian pula atas nama pribadi Letkol. Inf. Muhammad Safril dan atas nama jabatannya selaku Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 725/Woroagi dirinya menyampaikan terimakasih atas kemurahan hatinya, dalam mendukung penuh kegiatan Diksamil Menwa walau dalam kondisi anggaran Menwa yang terbatas.
“Secara pribadi tentu saya tidak bisa membalas budi baik dan kemurahan hati dari dua pucuk pimpinan ini, pak Dandem 143/HO begitu pula Danyonif 725 Woroagi , tetapi saya beryakinan Allah yang akan membalas atas segala kebaikan mereka, sebab Allah tidak tidak pernah tidur dan tahu apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang memiliki hati yang tulus,” tukas Umar Marhum. (ds/ono)