Bakamla RI Beri Bantuan Warga Makoa Terdampak Bencana Longsor

Listen to this article
Warga Kampung Makoa, Kecamatan Siau Barat Selatan (Sibarsel), Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, yang terdampak bencana tanah longsor menerima bantuan Bakamla RI. (ds/ANTARA/HO-Bakamla)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, SITARO – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) memberikan bantuan kepada warga Kampung Makoa, Kecamatan Siau Barat Selatan (Sibarsel), Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, yang terdampak bencana tanah longsor.

 

Bantuan tersebut diserahkan oleh tim lapangan Bakamla RI sebagai perwakilan pemerintah daerah di lokasi titik bencana longsor.

 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Lapangan Bakamla RI Zona Tengah Mayor Bakamla Theolipus Dalipang dan diterima oleh Camat Sibarsel Meike Kabuhung didampingi Kapitalau Kampung Makoa Huzein Lerah disaksikan masyarakat setempat, Sabtu.

 

Mayor Bakamla Theolipus Dalipang menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana alam, khususnya masyarakat Kampung Makoa yang akses jalannya tertutup material longsor.

 

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa darurat pascabencana,” ujarnya.

 

Jenis bantuan yang disalurkan meliputi air mineral, mi instan, biskuit, perlengkapan mandi, peralatan kebersihan, selimut, sprei, makanan siap saji, obat-obatan, beras, serta pakaian.

 

Sementara itu, Camat Sibarsel Meike Kabuhung mengapresiasi perhatian dan respons cepat Bakamla RI bersama pemerintah daerah dalam membantu warga yang terdampak bencana.

 

“Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana longsor,” ujarnya.

 

Kapitalau Kampung Makoa Huzein Lerah menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan, dan berharap adanya penanganan lanjutan terhadap akses jalan yang tertutup longsor agar aktivitas warga dapat kembali normal.(ds/antara)

Bakamla RIManadoSitaroSulawesi Utara
Comments (0)
Add Comment