DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Unit Penunjang Akademik (UPA) Kebun Ilmu Hayati Universitas Halu Oleo (UHO), berhasil mencatatkan capaian kinerja yang signifikan sepanjang tahun 2025. Sejumlah indikator kinerja utama berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
UPA Kebun Ilmu Hayati UHO, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Faisal Danu Tuheteru, S.Hut., M.Si., mengatakan bahwa pada tahun 2025, jumlah mahasiswa yang melaksanakan praktik lapangan di Kebun Raya UHO tercatat mencapai 3173 mahasiswa dari target 1.000 mahasiswa.
“Selain itu, jumlah penelitian mahasiswa di Kebun Raya UHO mencapai 5 judul. Dari sisi konservasi, jumlah koleksi tanaman endemik yang berhasil dihimpun mencapai 893 sampel,” ujarnya.
Ia menerangkan bahwa, capaian positif juga terlihat pada aspek layanan. Tingkat kepuasan pengunjung dan pengguna layanan Kebun Raya UHO tercatat sebesar 86,5 persen, sementara jumlah kunjungan eduwisata masyarakat umum mencapai 923 orang sepanjang tahun 2025.
“Adapun koleksi tanaman endemik di Kebun Raya UHO mencapai 893 koleksi atau sebesar 357 persen dari target yang ditetapkan. Koleksi tersebut terdiri atas 94 koleksi anggrek dan 799 koleksi non-anggrek. Sementara itu, tingkat kepuasan pengunjung dan pengguna layanan mencapai 86,5 persen atau setara dengan 102 persen dari target kinerja,” terangnya.
Ia juga menyebut bahwa, dari hasil capai itu UPA Kebun Ilmu Hayati UHO akan terus melakukan sosialisasi terkait kebun raya UHO.
“Kemarin ada arahan dari pak Rektor untuk terus mensosialisasikan kebun raya UHO ke khalayak umum melalui media sosial dan platform lainnya,” ucapnya.
Ia menambahkan, UPA Kebun Ilmu Hayati UHO telah menyusun Program Kerja Tahun 2026–2027 yang difokuskan pada implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) 6 dan 7.
Program kerja tersebut meliputi penataan blok dan pendataan tumbuhan koleksi spontan di Kebun Raya UHO, eksplorasi dan koleksi jenis tumbuhan endemik Sulawesi, serta pelatihan pengenalan dan identifikasi tumbuhan di Kebun Raya UHO.
“Program strategis lainnya mencakup inventarisasi fauna di Kebun Raya UHO, penulisan dan penerbitan buku berjudul Biodiversitas Flora dan Fauna Kebun Raya UHO, serta pendaftaran Kebun Raya UHO sebagai anggota Kebun Raya Asia Tenggara dan dunia,” Tutupnya.(ds/adf)